Huawei Manfaatkan Teknologi AI dan Cloud dalam Memperkuat Inovasi Digital Perusahaan

Rotating Chairman Huawei Ken Hu mengungkapkan bahwa perusahaan akan terus memperkuat inovasi untuk menjadikan semua industri terdigitalisasi, serta membangun dunia yang cerdas dan lebih hijau di masa depan.Huawei Manfaatkan Teknologi AI dan Cloud

“Selama proses dekarbonisasi, teknologi digital adalah enabler utama. Kami berharap dapat memanfaatkan pengalaman kami dalam teknologi digital dan teknologi elektronik untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan, terutama energi matahari,” kata Ken Hu saat pembukaan Global Analyst Summit ke-19 yang digelar virtual yang dikutip melalui Antaranews.com, Selasa.Huawei Manfaatkan Teknologi AI dan Cloud

Adapun inisiatif yang tengah dilakukan Huawei saat ini, yakni dalam hal konektivitas, komputasi, cloud, dan perangkat.Huawei Manfaatkan Teknologi AI dan Cloud

Untuk konektivitas, Hu menjelaskan bahwa perusahaan memiliki visi untuk mengaktifkan koneksi 10 Gbps dengan 5.5G dan F5.5 G yang akan menjadi evolusi berikutnya dalam jaringan nirkabel dan jaringan tetap.Huawei Manfaatkan Teknologi AI dan Cloud

“Tujuan kami adalah membawa pengalaman 10 Gbps di mana-mana. Seperti yang kita tahu, kecepatan yang kita miliki sebenarnya kurang dari 1 Gbps, jadi ini adalah lompatan yang besar,” tutur Ken Hu.

Untuk komputasi, Huawei mendefinisikan ulang arsitektur sistem untuk masing-masing node, perangkat lunak dasar, dan pusat data dalam upaya meningkatkan kinerja dan efisiensi energi secara signifikan. Sedangkan untuk cloud, Huawei sedang membangun MetaStudio yang akan mempercepat produksi konten digital.

Sementara dalam hal perangkat, Huawei tengah berupaya memberikan pengalaman cerdas yang disebut sebagai Seamless AI Life, yang akan mempercepat konvergensi dunia fisik dan digital secara efektif.

Serta juga dapat mengoptimalkan pasokan dan konsumsi daya dengan teknologi digital untuk memungkinkan pengembangan yang rendah karbon, Huawei berusaha mendefinisikan ulang sektor PV dengan AI, cloud, dan kemampuan lainnya untuk meningkatkan pembangkitan energi terbarukan.

Di sisi lain, Huawei juga mengembangkan solusi untuk infrastruktur TIK yang lebih hijau, dengan fokus pada pusat data dan wireless base station.

“Kami percaya bahwa kami dapat terus berinovasi tanpa henti, bekerja sama dengan mitra pelanggan kami di berbagai industri. Melalui upaya bersama, kami berharap dapat membangun dunia yang cerdas yang lebih baik dan lebih hijau.

Related Article:

sebagai global digital hub telkom andalkan data center neucentrix dalam meningkatkan ekosistem digital

Sebagai Global Digital Hub, Telkom Andalkan Data Center neuCentrIX dalam Meningkatkan Ekosistem Digital

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai global digital hub didorong untuk mengakomodir terwujudnya ekosistem digital, salah satunya melalui data center neuCentrIX seiring dengan tingginya permintaan internet dan produk digital oleh masyarakat di Indonesia. Sebagai Global Digital Hub

“NeuCentrIX merupakan data center yang terhubung dengan jaringan Telkom dan operator lainnya, baik domestik maupun global,” kata Executive Vice President Regional 7 Telkom, Agus Yudha Basuki di Makassar, Senin (6/6). Sebagai Global Digital Hub

NeuCentrIX adalah inisiatif TelkomGroup dalam melayani pasar grosirindustri telekomunikasi dan ekosistem digital melalui penyediaan layanan data center.

Dengan keunggulan jangkauan terluas dan akses terbesar di Indonesia, neuCentrIX mampu memenuhi kebutuhan internet berkecepatan tinggi dan akses produk digital yang akan mendukung perkembangan bisnis di masa depan. Sebagai Global Digital Hub

Menurut Agus, penyedia konten dalam negeri yang menggunakan layanan neuCentrIX di kota-kota terdekat dapat merasakan manfaat akses global. Selain itu, manfaat yang ditawarkan dari penggunaan data Center neuCentrIX mulai dari layanan Colocation, Konektivitas, Cloud, dan Layanan Jaringan Pengiriman Konten (CDNS).Sebagai Global Digital Hub

Agus Yudha mengatakan kondisi pandemi yang berlangsung selama dua tahun terakhir telah membuat banyak perubahan dalam cara kita berbisnis. Sejak awal pandemi, ada delapan sektor industri yang menjadi sorotan, yakni e-commerce, makanan, perkapalan, komunikasi online, media dan konten online, keuangan, layanan dan teknologi kesehatan, serta teknologi pendidikan.

Banyak bisnis kemudian berkembang berkat penemuan produk atau layanan baru dan bertahan karena mampu mengatasi perubahan. Namun, satu hal yang pasti, bisnis apa pun saat ini bisa tetap relevan karena mengandalkan infrastruktur digital, termasuk data center.

“Layanan Colocation Data Center , seperti yang disediakan di neuCentrIX membuat pekerjaan jarak jauh lebih mudah dan memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan layanan terbaik dan mengurangi biaya dibandingkan dengan mengelola data center Anda sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada dua efisiensi yang diperoleh dari penggunaan layanan colocation, yaitu efisiensi finansial dan operasional. Perusahaan tidak perlu memiliki fasilitas di tempat untuk mendapatkan hasil maksimal dari pusat data. neuCentrIX akan menyediakan ruang, peralatan, daya, pendinginan, keamanan, dan konektivitas yang diperlukan untuk operasi bisnis.

Agus Yudha berharap data center neuCentrIX ini dapat mengakomodir kebutuhan colocation, konektivitas, cloud, dan produk digital untuk pemerintah, Internet Service Provider (ISP), dan start-up. Serta diharapkan neuCentrIX Mattoanging di Makassar dan neuCentrIX Panikidi Manado menjadi titik temu para pelaku digital di KTI guna mewujudkan Indonesia sebagai Global Digital Hub.

Sementara itu, Deputy Executive Vice President Telkom Regional 7 Mohammad Syibli yakin neuCentrIX ini akan sangat bermanfaat. Tidak hanya profesional TI dalam mendapatkan pengetahuan terkini tentang cloud dan teknologi data center, tetapi juga menambah wawasan tentang perkembangan cloud dan data center di Indonesia.

Saat ini menurut Syibli , neuCentriX berlokasi di 18 lokasi, 3 kota di Kalimantan, 2 kota di KTI , 2 kota di Sumatera, 5 kota di Jawa, dan 1 di Denpasar. neuCentrIX Mattoangin yang berlokasi di Jalan Kakatua Makassar merupakan data center dengan kapasitas 50 Full Racks , 15 Sub Racks dan Tier -2 berstandar dimana service level assurance dijamin memiliki downtime kurang dari 22 jam dalam setahun.

Related Article :

tingkatkan keamanan transportasi di indonesia pt tkdn hadirkan solusi tam fleet yang berbasis iot dan ai

 

Tingkatkan Keamanan Transportasi di Indonesia, PT TKDN Hadirkan Solusi TAM Fleet yang Berbasis IoT dan AI

PT Teknologi Karya Digital Nusa (TKDN) melalui sesi networking di acara Golf Bareng Bimo Cup – Series 2.0, Rabu (1/6/2022) dikabarkan menawarkan solusi sistem keamanan serta pemantauan armada transportasi.Tingkatkan Keamanan Transportasi di Indonesia

Melalui booth pamerannya, PT TKDN mempromosikan solusi TAM Fleet, yang merupakan solusi berbasis internet of things (IoT) untuk smart bus system integrator sebagai teknologi keamanan pengawasan armada. Solusi ini pun ditawarkan untuk dapat meningkatkan pelayanan dan memaksimalkan efisiensi operasional transportasi sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.Tingkatkan Keamanan Transportasi di Indonesia

Direktur Utama PT TKDN Rudy Budiman pada acara yang sama pun menjelaskan, bahwa acara golf ini menjadi ajang untuk bertukar pengalaman dan diskusi dalam mengembangkan transportasi di Tanah Air.Tingkatkan Keamanan Transportasi di Indonesia

“Saya mengapresiasi terselenggaranya acara ini, apalagi situasi saat ini sudah mulai membaik dalam berbagai sektor. Saya yakin kami semua di sini punya visi yang sama, yaitu ingin memajukan transportasi Indonesia, dan dengan diselenggarakannya acara seperti ini, bisa membuka ruang diskusi dengan suasana yang lebih santai,” kata Rudy.Tingkatkan Keamanan Transportasi di Indonesia

Perangkat dan rangkaian produk dari TAM Fleet sendiri antara lain adalah Driver Monitoring System (DMS) dan Advanced Driver Assistance System (ADAS). Kedua rangkaian perangkat ini nantinya bisa melakukan verifikasi identitas, perilaku pengemudi, pengawasan jalan, hingga sensor alam.

TAM Fleet juga menghadirkan perangkat kamera CCTV dan alat sensor untuk menghitung jumlah penumpang otomatis, yaitu Automatic Passenger Counting (APC). nantinya, semua rangkaian produk canggih dari TAM Fleet ini akan dilengkapi pula dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence 9AI).

PT TKDN sendiri menawarkan pula beberapa solusi dan layanan seperti Software as a Service (SaaS), Transport Payment Solutions, IoT dan Telematics Smart Bus (TAM Fleet), serta Business Process Outsourcing (BPO).

“Melalui teknologi dan solusi yang kami tawarkan kepada pelanggan B2B, khususnya di bidang transportasi, kami berharap semoga transportasi Indonesia semakin maju dan modern sehingga semakin banyak orang yang beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum.

Related Article :

manfaatkan ruang digital secara optimal kominfo butuhkan regulasi keamanan siber bagi umkm

Manfaatkan Ruang Digital Secara Optimal, Kominfo Butuhkan Regulasi Keamanan Siber Bagi UMKM

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G.Plate menyebutkan dibutuhkan kehadiran regulasi untuk menjaga keamanan siber di dunia maya agar mendorong lebih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan dengan optimal infrastruktur ruang digital sehingga bisa maksimal mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Manfaatkan Ruang Digital Secara Optimal

Pemerintah tidak hanya bertugas menyediakan infrastruktur ruang digital tapi juga menyiapkan regulasi lebih ketat terutama terkait keamanan mengingat serangan siber selalu ada tidak hanya terjadi di negara berkembang tapi juga negara- negara maju.Manfaatkan Ruang Digital Secara Optimal

“Regulasi dan kebijakan dari para pemimpin diperlukan untuk tidak memberikan tempat atau ruang yang nyaman bagi pelaku-pelaku kriminal siber. Untuk itu, perlu ada regulasi yang kuat, adopsi teknologi yang canggih termasuk di dalamnya teknologi enkripsi yang memadai, dan tersedianya talenta-talenta yang dibutuhkan baik jumlah maupun kualitasnya,” kata Johnny dalam ajang ” Asia Tech x Summit: Technology, Society and The Role of Policy” yang berlangsung dari Millenia, Singapura dikutip dari siaran persny, Selasa.Manfaatkan Ruang Digital Secara Optimal

Keberadaan UMKM di Indonesia memainkan peranan penting karena dalam penyumbang pemasukan terbesar, UMKM menyumbang 60 persen PDB nasional.Manfaatkan Ruang Digital Secara Optimal

Maka dari itu pemerintah terus berupaya mendukung para pelaku UMKM untuk bisa berkembang meningkatkan usahanya sehingga dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Terutama terkait dengan regulasi di ruang digital yang meski kini adopsinya tinggi akibat pandemi COVID-19 namun masih banyak yang kebingungan untuk memproteksi dirinya dari serangan siber di dunia maya itu.

“Di negara maju pun seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, banyak itu terjadi cyberattack maka seluruh pembuat kebijakan harus memastikan jangan membuka safe-heaven bagi kriminal siber ini, jangan! Tetapi yang perlu dilakukan adalah mengambil langkah-langkah yang tegas berupa aturan dan mengimplementasikannya,” ujarnya.

Tidak hanya di Indonesia, fokus memberikan keamanan di ruang digital secara global harus digaungkan agar dapat memberikan rasa nyaman kepada warga di dunia termasuk di tingkat regional.

Alasan pembahasan mengenai keamanan digital perlu dibahas di tingkat regional seperti ASEAN adalah agar terjadi transfer ilmu untuk kebaikan bersama sehingga negara antar negara dapat memberikan proteksi kepada warga negaranya dari segala jenis ancaman kejahatan.

“ASEAN sudah punya digital framework dalam ASEAN Digital Roadmap. Meskipun bukan mandatori, tetapi menjadi acuan sehingga mudah-mudahan di antara para pemimpin ini bisa mempunyai suatu pemahaman yang sama agar kesepakatan Indonesia bisa menjadi bagian dari kesepakatan di ASEAN dan kesepakatan ASEAN ini menjadi sumbangsih kita,” kata Johnny.

Melansir dari Antaranews.com, Johnny kemudian menceritakan di tingkat komunikasi global, lewat Presidensi G20 Indonesia diskusi dan pembahasan mengenai pemanfaatan teknologi, talenta digital, serta perlindungan data juga dibahas ke tingkatan yang lebih lanjut.

Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pengampu isu bidang digital di Digital Economy Working Group mendorong adanya kesetaraan akses sehingga dapat mewujudkan pemulihan global yang merata.

“Dalam isu ketiga dalam DEWG yaitu Cross-Border Data Flow and Data Free-flow with Trust, ini juga berhubungan erat dengan cyber security sehingga kita harus mengambil kebijakan yang sama dan berkolaborasi di antara para pemimpin dunia. Jangan sampai serangan siber ini mengganggu pemanfaatan ruang digital yang saat ini dikembangkan secara masif tidak saja di Indonesia, tidak saja di ASEAN tetapi di seluruh dunia secara global,” tegasnya.

Dengan demikian hal ini menunjukkan sudah banyak negara yang juga peduli dan menganggap serius masalah keamanan siber sehingga perlu segera ditemukan solusinya bersama- sama menghadirkan keamanan di ruang digital.

“Sehingga kita tidak membuka ruang bagi serangan-serangan siber. Hal ini yang harus kita cegah bersama-sama dan tadi Deputy Prime Minister of Singapore H.E. Heng Swee Keat juga membicarakan hal yang sama. Jadi hampir semua pemimpin-pemimpin negara saat ini di dunia termasuk di G20 memperhatikan betul-betul terkait dengan cyber security,” tutupnya.

Related Article :

bangun usaha data center skala global indosat jalin kerja sama lintasarta dan bdx

Bangun Usaha Data Center Skala Global, Indosat Jalin Kerja Sama Lintasarta dan BDx

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan penyelesaian kesepakatan joint venture (JV) dengan PT Aplikanusa Lintasarta (“Lintasarta”), dan BDX Asia Data Center Holdings Pte. Ltd. (“BDx”) untuk mendirikan perusahaan dan bisnis data center hyperscale di Indonesia.Bangun Usaha Data Center Skala Global

Pendirian perusahaan dan bisnis data center ini didorong oleh komitmen untuk menciptakan bisnis data center kelas dunia. Tak hanya itu Kesepakatan ini juga untuk menjawab permintaan yang terus meningkat akan data center berstandar global di Indonesia.Bangun Usaha Data Center Skala Global

IOH, Lintasarta, dan BDx meluncurkan perusahaan patungan (JV –Joint Venture) senilai Rp4,4 triliun  yang diberi nama PT Starone Mitra Telekomunikasi (“BDx Indonesia”). Perusahaan ini didirikan juga untuk meningkatkan bisnis BDx Indonesia, memungkinkan BDx Indonesia menjadi perusahaan data center terdepan di Indonesia.Bangun Usaha Data Center Skala Global

Investasi para pihak ke dalam perusahaan JV, yang merupakan salah satu investasi asing terbesar di sektor data center Indonesia, menyatukan kemampuan telekomunikasi digital IOH, portofolio pemenang penghargaan dan pengalaman luas sebagai pelaku ICT milik Lintasarta, serta keahlian data center terbaik di kelasnya secara global dari BDx.Bangun Usaha Data Center Skala Global

BDx Indonesia berencana menjadi penyedia layanan cloud dan data center hyperscale terbaik di Indonesia dengan rencana belanja modal Rp9 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Selain melakukan berbagai peningkatan pada data center yang ada, BDx Indonesia juga telah mengidentifikasi lokasi untuk perluasan greenfield.

Upaya pertumbuhan gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan total kapasitas IT perusahaan di Indonesia dari 7 MW menjadi lebih dari 70 MW. BDx Indonesia memiliki posisi yang baik untuk menjadi salah satu platform data center terbesar di Asia. FTI Capital Advisors bertindak sebagai penasihat keuangan untuk IOH dalam transaksi ini.

“Kami berharap dapat bekerja sama secara erat dengan Lintasarta, dan BDx untuk meningkatkan bisnis data center ke tingkat berikutnya dengan memperkuat penawaran layanan, memperluas cakupan, dan pada akhirnya meningkatkan pengalaman pelanggan,” ujar Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison.

Ia juga menambahkan bahwa IOH percaya ada peluang menarik bagi usaha patungan ini untuk cepat tumbuh menjadi pemain terdepan di Indonesia terutama di pasar hyperscale yang belum terlayani. Ini juga menempatkan bisnis keberlanjutan sebagai fokus prioritas, dengan efisiensi yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang lebih rendah.

Melansir dari droidlime.com, peluncuran BDx Indonesia ini juga disambut gembira oleh Arya Damar, Presdir Lintasarta. Ia mengatakan bahwa Lintasarta senang dapat memulai kolaborasi ini dengan IOH dan BDx. Kemitraan ini juga akan memperkuat posisi Lintasarta sebagai pemimpin industri dan mendorong kemajuan signifikan dalam sektor data center di Indonesia.

“Kami tentunya sangat berharap dapat membantu mendorong usaha patungan baru ini untuk memajukan industri data center di Tanah Air. Tak hanya itu, kemitraan ini juga akan menempatkan prioritas utama kami yaitu kepuasan pelanggan dan keamanan data, di jantung bisnis,” kata Arya.

Braham Singh, CEO BDx, juga turut menjelaskana dalam acara peluncuran ini dan mengatakan bahwa BDx melihat permintaan yang sangat besar untuk pusat data dengan infrastruktur berkualitas di seluruh Indonesia dari perusahaan domestik dan internasional.

“Kami menyadari peluang luar biasa yang ada di pasar utama Asia-Pasifik ini dan dengan senang hati bermitra dengan IOH dan Lintasarta untuk menghadirkan pusat data dan layanan cloud terbaik di kelasnya ke Indonesia,” ujar Braham Singh di hadapan sejumlah media di Jakarta, (3/6).

Ia juga menambahkan bahwa dengan investasi yang akan dilakukan BDx Indonesia, perusahaan dan hyperscaler domestik serta internasional akan dapat berbagi informasi lebih cepat, dan aman. BDx Indonesia tidak hanya menambah portofolio pusat data kelas dunia di Asia Pasifik, tetapi juga menghadirkan penawaran berkualitas ke Indonesia.

Related Article :

xl axiata hadirkan solusi iot untuk jawab kebutuhan industri cold chain

XL Axiata Hadirkan Solusi IoT untuk Jawab Kebutuhan Industri Cold Chain

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengembangkan solusi berbasis teknologi internet of things (IoT) untuk pelaku usaha dari berbagai segmen. Solusi ini bernama Temptrax 2501 yang dikembangkan di lab pengembangan IoT XL Axiata, X-Camp, berupa smart chiller untuk menjawab kebutuhan industri cold chain.XL Axiata Hadirkan Solusi IoT

Solusi ini oun bertujuan untuk membantu permasalahan dalam rantai industri yang berbasis cold storage untuk menjaga kualitas produk berupa makanan maupun obat-obatan, dengan cara menjaga melakukan monitoring pada suhu lingkungan tempat penyimpanan.XL Axiata Hadirkan Solusi IoT

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa menjelaskan bahwa Temptrax 2501 adalah Minimum Viable Product (MVP) yang dibuat oleh X-Camp, dan siap untuk diproduksi secara masif.XL Axiata Hadirkan Solusi IoT

“Kustomisasi terkait fitur, SLA, dan harga saat ini masih perlu kami pelajari lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan user sebelum melanjutkan ke ranah komersialisasi. Saat ini Temptrax juga sudah dapat terintegrasi dengan sistem SMILE milik Kementerian Kesehatan,” kata Gede dalam siaran pers, Sabtu (28/5/2022).XL Axiata Hadirkan Solusi IoT

X-Camp sendiri telah mengembangkan Temptrax 2501 sejak tahun 2021. Solusi berbasis IoT ini masih dalam bentuk prototipe saat ini, untuk kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan pengguna dari kalangan industri.

Namun demikian, setelah melalui beberapa uji coba dalam beberapa bulan, semua fungsi pada Temptrax 2501 sudah bisa bekerja secara optimal sejak perilisannya pada 1 April 2022, untuk selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Gede menjelaskan, bahwa solusi IoT ini awalnya diciptakan berdasarkan situasi saat pandemi, di mana proses pendistribusian vaksin COVID-19 belum tersebar dengan mereka ke seluruh Indonesia, serta pengecekan suhu vaksin COVID-19 masih dilakukan secara manual di lokasi penyimpanan.

Selain itu, solusi Temptrax 2501 pun hadir mengingat Indonesia merupakan pasar terbesar ke-7 di dunia untuk industri cold chain. Solusi ini pun dapat mengatasi permasalahan serupa pada industri F&B (food & beverage) seperti frozen food atau makanan beku dan es krim.

Temptrax 2501 sendiri memiliki kemampuan untuk dapat melakukan monitoring suhu hingga minus 55 derajat celcius, serta memiliki fitur local data logger. Seluruh fitur ini pun dapat diakses dengan sinyal 2G, 3G, maupun 4G melalui dashboard monitoring.

Melalui fitur pemantauan dengan dashboard ini, user kemudian dapat mengetahui posisi lokasi alat pendingin. Solusi berbasis IoT ini juga menyediakan data untuk keperluan analisis kualitas produk. Selain itu, Temptrax 2501 juga memiliki backup battery sehingga dapat menjamin ketersediaan daya selama melakukan monitoring suhu.

Temptrax 2501 bekerja dengan ditempatkan di dalam ruang penyimpanan bersuhu dingin, untuk kemudian dapat mengukur suhu di dalamnya. Solusi yang dilengkapi dengan GPS ini kemudian dapat mendeteksi posisi alat pendingin, dan data yang dihasilkan dari sensor pun bisa langsung dikirimkan melalui server IoT melalui mode komunikasi GSM.

Pengguna kemudian dapat mengakses data-data tersebut melalui perangkat monitoring khusus ataupun melalui smartphone. Metode monitoring suhu lingkungan yang akurat oleh solusi IoT ini kemudian dapat mencegah dan menanggulangi masalah di tempat penyimpanan bersuhu dingin. Perlakuan tepat bagi komoditas pun dapat meningkatkan kualitas produk.

Gede menuturkan bahwa Temptrax 2501 menyasar ceruk pasar yang spesifik serta potensial untuk berkembang dalam 5 hingga 10 tahun mendatang. Potensi industri cold chain untuk berkembang di Indonesia sendiri diproyeksikan menjadi yang terbesar ke-7 di Indonesia pada 2030, sehingga menjadi peluang untuk Temptrax 2501.

“Solusi yang ditawarkan oleh Temptrax 2501 akan bisa menjawab kebutuhan pelaku industri cold chain di Indonesia,” pungkas Gede.

Related Article :

ceo fox logger sebut 3 faktor yang mendorong industri iot di indonesia

CEO Fox Logger Sebut 3 Faktor yang Mendorong Industri IoT di Indonesia

Pemulihan ekonomi di Indonesia pasca pandemi COVID-19 telah memberikan dampak positif bagi berbagai industri, termasuk bagi industri teknologi internet of things (IoT) di mana saat ini terdapat peningkatan penggunaan produk IoT oleh masyarakat.CEO Fox Logger Sebut 3 Faktor 

CEO Fox Logger Alamsyah Cheung yang merupakan salah satu pemain GPD Tracker berbasis IoT di Indonesia pun mengakui hal tersebut. Ia menyebut bahwa penjualan produk dan penerapan IoT di Indonesia terus meningkat. CEO Fox Logger Sebut 3 Faktor 

“IoT di Indonesia memang masih terbilang dalam tahapan awal. Kendati demikian, grafik penerapannya, juga penjualan produk-produknya terus meningkat, terutama tiga tahun terakhir. Kalaupun sempat tertahan selama 2020-2021, itu karena besarnya pengaruh pandemi,” kata Alamsyah dalam keterangan tertulisnya, melansir dari Suara.com.CEO Fox Logger Sebut 3 Faktor 

Menurut Alamsyah, performa positif dari produk-produk IoT di Indonesia tidak lepas dari tiga faktor utama. Faktor pertama, adalah meningkatnya coverage internet 4G di Tanah Air. Hal ini karena perkembangan IoT akan sejalan dengan luas dan cepatnya koneksi internet yang ada di suatu wilayah, dalam hal ini adalah Indonesia.CEO Fox Logger Sebut 3 Faktor 

“Khusus Indonesia, potensinya semakin besar karena semenjak 2021, Indonesia sudah mulai mengadopsi internet 5G,” tutur Alamsyah.

Teknologi 5G yang dibangun di atas jaringan nirkabel 4G ini pun disebut menghadirkan teknologi baru dan frekuensi yang lebih luas, sehingga IoT kemudian dapat berkembang dengan pesat.

Faktor kedua, adalah e-commerce yang semakin menjamur di Indonesia. Kanal e-commerce yang terus berkembang, didukung dengan semakin banyaknya digital marketplace kemudian mendukung distribusi produk-produk IoT ke pengguna, baik pengguna individu maupun korporasi.

Sementara faktor ketiga yang mendorong perkembangan IoT di Indonesia adalah tren penggunaan produk berbasis IoT yang semakin menjadi kebutuhan hidup atau lifestyle. Contohnya, adalah penggunaan dash cam di mobil untuk menjaga keamanan pengemudi kendaraan bermotor.

Selain itu, produk-produk IoT juga menjadi tren untuk menghidupkan dan mematikan mobil hanya dengan aplikasi ponsel. Fitur-fitur yang selama ini didominasi oleh produsen Eropa, kini sudah ditawarkan produsen-produsen dari Korea dan Cina sehingga pemanfaatannya pun semakin meluas.

Alamsyah kemudian meyakini bahwa dalam 5 tahun ke depan akan terjadi lonjakan signifikan untuk produk-produk berbasis IoT. Optimisme ini pun terbangun karena melihat keyakinan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengenai pemerataan jaringan akses 5G akan lebih cepat dari 4G, di mana 5G akan mulai merata di Indonesia pada tahun 2025.

“Dengan demikian, dalam konteks tingkat pemanfaatan produk IoT, percepatan dan pemerataan jaringan 5G memang sebuah keniscayaan. Namun, bagi kebaikan masyarakat pun percepatan serta pemerataan itu sendiri memang sangat dibutuhkan,” ungkap Alamsyah.

Alamsyah kemudian menambahkan, hal tersebut dikarenakan jaringan 5G yang semakin cepat meluas dan merata akan mendukung jaringan internet di Indonesia semakin prima dan stabil, yang kemudian dapat membuat aktivitas masyarakat seperti belajar dan bekerja dapat berjalan tanpa gangguan berarti, apalagi jika biaya berlangganan internet bisa ditekan oleh provider.

Namun Alamsyah kemudian menekankan, bagi Fox Logger sendiri, hal yang lebih penting dari perluasan jaringan 5G dan biaya internet yang terus ditekan provider adalah produk IoT yang memang sangat penting dalam peningkatan taraf hidup masyarakat di era digital. Pasalnya, gaya hidup digital yang memanfaatkan IoT akan semakin sulit dihindari.

Selain tiga faktor tersebut, Alamsyah pun menyoroti pentingnya peran pemerintah sebagai regulator yang mengatur industri produk berbasis IoT. Menurutnya, sudah seharusnya pemerintah bersikap lebih proaktif, tegas, dan bijaksana untuk kemaslahatan bersama. Salah satunya, dengan penerapan izin edar produk IoT.

“Penerapan izin edar IoT harus benar-benar sesuai aturan yang berlaku. Kini cukup banyak produk IoT yang beredar di pasaran, ternyata tidak memiliki izin postel dari Kominfo. Produk tanpa izin edar akan sangat merugikan masyarakat pengguna,” jelas Alamsyah.

Pasalnya, produk IoT yang tidak memiliki izin postel Kominfo memiliki tingkat kepastian layanan purnajual yang rendah. Padahal masyarakat membutuhkan produk yang berkualitas serta layanan yang sempurna.

Sementara berkaitan dengan pemanfaatan IoT untuk sektor transportasi, Alamsyah yang sukses merintis Fox Logger sebagai salah satu perusahaan GPS Tracker berbasis IoT di Indonesia menyampaikan bahwa transportasi yang berbasis IoT harus lebih digalakan di Tanah Air, melalui implementasi di sektor transportasi publik.

Keterlibatan pemerintah dalam implementasi IoT di sektor transportasi publik sendiri tidak hanya akan mengedukasi pasar, tetapi juga akan membantu penyelesaian masalah kemacetan di Indonesia yang disebabkan banyaknya kendaraan pribadi oleh masyarakat.

Pemanfaatan IoT kemudian diyakini akan membantu kenyamanan penggunaan transportasi publik sehingga masyarakat akan semakin percaya dengan keandalan transportasi publik, dan semakin banyak menggunakannya.

“Pada sektor transportasi logistik, produk IoT seperti GPS Tracker akan sangat banyak membantu para pelaku industri, dalam hal ini adalah efisiensi biaya operasional. Ketatnya persaingan industri jasa pengiriman barang membuat pelaku logistik harus dengan cermat memperhatikan segala hal, salah satunya adalah biaya. IoT akan otomatis dibutuhkan sekali untuk industri.

Related Article :

apa itu load balancing penjelasan dan tutorial terlengkap

Apa itu Load Balancing? Penjelasan dan Tutorial Terlengkap

Pengertian Load Balancing

Load balancing adalah proses dalam penyaluran traffic jaringan ke beberapa server. Hal ini ini berguna agar dapat memastikan salah satu server tidak menerima terlalu banyak beban permintaan.Apa itu Load Balancing?

Server website menjadi kelebihan beban dan membuat proses dalam load halaman menjadi lambat. Selain itu juga dapat terjadi tidak dapat terhubung sama sekali.Apa itu Load Balancing?

Jadi, prinsipnya mudahnya adalah :

  • Menyalurkan permintaan klien atau beban jaringan secara efisien pada beberapa server. Caranya dengan pemerataan distribusi website atau aplikasi menjadi lebih peka dan stabil saat diakses oleh user
  • Memastikan ketersediaan melalui pengiriman permintaan hanya ke server yang sedang aktif atau online
  • Memberikan fleksibilitas dalam menambah atau mengurangi server sesuai permintaan

Cara Kerja Load Balancing

Secara proses, load balancing dapat meminimalkan waktu respon pada server. Tujuannya mirip seperti polisi lalu lintas yang bertugas mencegah kemacetan dan peristiwa yang tidak diinginkan di jalanan. Apa itu Load Balancing?

Jadi load balancer harus mampu memastikan arus lalu lintas jaringan agar tetap lancar serta memberikan keamanan dalam sistem kerja jaringan yang kompleks.Apa itu Load Balancing?

Cara kerjanya adalah :

  • Pengguna melakukan permintaan akses untuk masuk ke server website atau aplikasi
  • Load balance menerima dan menyalurkan traffic ke beberapa server
  • Jika satu server down, maka perangkat ini dapat mengalihkan traffic ke server lain yang masih tersedia

Jenis Load Balancing

1.Hardware Load Balancer

Sesuai dengan namanya, load balancer ini berbentuk dalam perangkat keras. Alat ini dapat menyalurkan traffic dengan penyesuaian pengaturan yang dilakukan.

2.Software Load Balancer

Di era digital, load balancer sudah dapat digunakan dengan versi perangkat lunak. Caranya lewat instalasi server aplikasi atau virtual machine, Anda pun sudah mempunyai alat penyeimbang beban server.

Metode Load Balancing

Beberapa metode load balancing yang menggunakan berbagai algoritma berbeda yang dapat Anda pelajari yaitu :

1. Round Robin

Merupakan metode yang paling banyak digunakan pada algoritma load balancing. Metode ini cocok pada server yang memiliki spesifikasi yang sama dan tidak memiliki banyak koneksi yang terus menerus.

2. Least Connection

Algoritma Least Connection merupakan metode yang dapat mengevaluasi kekurangan Round Robin yang dapat membaca beban tiap server.

Kelebihan Load Balancing

Berikut kelebihan yang dapat bermanfaat bagi penggunanya, yaitu :

1. Kemudahan Upgrade dan Downgrade

Website yang memiliki banyak traffic maka dapat berpotensi mendapat lonjakan traffic yang dapat membuat website tersebut menjadi lebih lambat bahkan gagal dimuat.

2. Mempermudah Proses Distribusi Traffic

Saat traffic website dikirim ke dua atau lebih server, kemudian salah satu server tersebut mengalami kegagalan, maka load balancer secara otomatis dapat mengalihkan ke server lain yang tersedia.

Dengan beban server yang seimbang, Anda tentu dapat merasa aman karena server dapat selalu online agar dapat menangani traffic website.

3. Mengurangi Downtime dan Meningkatkan Performa

Metode Load balance juga membuat Anda dapat melakukan pemeliharan server di manapun Anda atau perusahaan Anda berada. Artinya Anda dapat mengurangi downtime dan menaikan performa website Anda.

4. Manajemen Kegagalan yang Efisien

Kelebihan lainnya juga dapat membantu pengguna dalam mendeteksi kegagalan dan menanganinya secara lebih efisien serta memastikan kegagalan apapun tidak mempengaruhi beban server. Anda dapat menghentikan jalur kegagalan yang terdeteksi lalu mengembalikannya ke sumber daya ke server lain yang tidak dapat terpengaruh.

Related Article :

cara perhitungan pph 21 lengkap dengan contoh kasusnya

 

Cara Perhitungan PPh 21 Lengkap dengan Contoh Kasusnya

Mengenal Pemotong Pajak PPh 21

Pembayaran PPh 21 dilakukan dalam tahun berjalan melalui pemotongan oleh pihak-pihak tertentu. Pemotong PPh Pasal 21 adalah Wajib Pajak orang pribadi atau badan termasuk Bentuk Usaha Tetap yang mempunyai kewajiban melakukan pemotongan pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan.Cara Perhitungan PPh 21 Lengkap

Pemotong PPh Pasal 21 sesuai dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER/-16/PJ/2016 adalah sebagai berikut:Cara Perhitungan PPh 21 Lengkap

Pemberi Kerja

Pemberi kerja yang diperbolehkan menjadi pemotong pajak terdiri atas:

  • Orang pribadi atau badan
  • Cabang, perwakilan, atau unit, dalam hal yang melakukan sebagian atau seluruh administrasi yang terkait dengan pembayaran gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain.Cara Perhitungan PPh 21 Lengkap

Bendahara atau Pemegang Kas Pemerintah

Ini termasuk bendahara atau pemegang kas Pemerintah Pusat termasuk institusi TNI/POLRI, Pemerintah Daerah, Instansi atau lembaga pemerintah, lembaga-lembaga negara lainnya, dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di luar negeri.Cara Perhitungan PPh 21 Lengkap

Dana Pensiun

Pihak pemotong dana pensiun meliputi badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja dan badan-badan lain yang membayar uang pensiun dan tunjangan hari tua atau jaminan hari tua.

Orang Pribadi

Orang pribadi yang boleh memotong pajak adalah mereka yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas serta badan yang membayar:

  • honorarium, komisi, fee, atau pembayaran lain sebagai imbalan sehubungan dengan jasa dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi dengan status Subjek Pajak dalam negeri.
  • honorarium, komisi, fee, atau pembayaran lain sebagai imbalan sehubungan dengan kegiatan dan jasa yang dilakukan oleh orang pribadi dengan status Subjek Pajak luar negeri.
  • honorarium, komisi, fee, atau imbalan lain kepada peserta pendidikan, pelatihan, dan pegawai magang.

Penyelenggara Kegiatan

Penyelenggara kegiatan ini termasuk badan pemerintah, organisasi yang bersifat nasional dan internasional, perkumpulan, orang pribadi serta lembaga lainnya yang menyelenggarakan kegiatan serta membayarkan honorarium, hadiah, atau penghargaan apapun kepada Wajib Pajak dalam negeri.

Wajib Pajak PPh 21

Wajib Pajak PPh 21 adalah orang pribadi atau badan yang dikenakan tarif pajak PPh Pasal 21. Wajib Pajak tersebut terbagi menjadi 6 kategori sebagai berikut:

Pegawai

Pegawai merupakan orang pribadi yang bekerja pada pemberi kerja berdasarkan perjanjian atau kesepakatan kerja. Adapun pegawai ini terbagi menjadi dua kategori yaitu pegawai tetap dan pegawai tidak tetap.

Penerima Pesangon

Mereka adalah para penerima uang pesangon, pensiun atau uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua atau jaminan hari tua, termasuk ahli warisnya.

Bukan Pegawai

Bukan pegawai adalah orang pribadi selain pegawai tetap dan pegawai tidak tetap atau tenaga kerja lepas yang memperoleh penghasilan. Termasuk bukan pegawai adalah:

  • Tenaga ahli seperti dokter, arsitek, akuntan, dan lainnya
  • pemain musik, pembawa acara, penyanyi, pelawak, bintang film, bintang sinetron, dan seniman lainnya
  • olahragawan
  • penasihat, pengajar, pelatih, penceramah, penyuluh, dan moderator
  • pengarang, peneliti, dan penerjemah
  • pemberi jasa dalam segala bidang
  • agen iklan
  • pengawas atau pengelola proyek
  • pembawa pesan atau perantara
  • petugas penjaja barang dagangan
  • petugas dinas luar asuransi
  • distributor perusahaan MLM atau direct selling

Komisaris

Mereka adalah anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yang tidak merangkap sebagai pegawai tetap pada perusahaan yang sama.

Mantan Pegawai

Mantan pegawai adalah para pekerja yang sudah tidak terikat kerja lagi dengan instansi tempat bekerjanya.

Peserta Kegiatan

Peserta kegiatan yang terkena tarif pajak PPh 21 ialah mereka yang menerima penghasilan sehubungan dengan keikutsertaannya dalam suatu kegiatan, meliputi:

  • peserta perlombaan dalam segala bidang, antara lain perlombaan olahraga, seni, ketangkasan, dan perlombaan lainnya
  • peserta rapat, konferensi, sidang, pertemuan, dan kunjungan kerja
  • peserta atau anggota dalam suatu kepanitiaan sebagai penyelenggara kegiatan tertentu
  • peserta pendidikan dan pelatihan
  • peserta kegiatan lainnya

Elemen dalam Perhitungan PPh 21

Sebelum belajar lebih jauh mengenai cara perhitungan PPh 21, terlebih dahulu mari kita mengenal 4 elemen dalam perhitungan PPh 21 berikut ini.

Biaya Jabatan

Biaya jabatan merupakan biaya yang harus dikeluarkan selama 12 bulan oleh Wajib Pajak yang berhubungan dengan pekerjaan. Besaran biaya jabatan ini yaitu 5% dari penghasilan bruto selama setahun atau maksimal Rp. 500.000 per bulan atau Rp. 6.000.000 per tahun.

Biaya Pensiun

Biaya pensiun ditetapkan sebesar 5% dari penghasilan bruto selama setahun atau paling tinggi Rp. 200.000 per bulan atau Rp. 2.400.000 per tahun.

BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Program BPJS Kesehatan mewajibkan seluruh warga negara Indonesia agar mempunyai asuransi kesehatan. Untuk para pekerja, iuran BPJS Kesehatan ditetapkan sebesar 1% dari pendapatannya.

Adapun program BPJS Ketenagakerjaan mulai berlaku sejak 1 Juli 2015. Selain dua program tersebut, masih ada lagi empat program jaminan sosial tenaga kerja yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Related Article :

akusisi pusat data gtn adgeconnex segera bangun pusat data hyperscale di indonesia

Akuisisi Pusat Data GTN, EdgeConneX Segera Bangun Pusat Data Hyperscale di Indonesia

Perusahaan penyedia solusi pusat data EdgeConneX mengumumkan pihaknya akan memasuki pasar Indonesia dan memperluas kehadirannya di Asia dengan mengakuisisi Pusat Data GTN.Akuisisi Pusat Data GTN

EdgeConneX telah mengakuisisi sebidang tanah yang berbatasan langsung dengan GTN, memungkinkan untuk kampus pusat data hyperscale masa depan yang dapat mendukung kapasitas lebih dari 90 MW.Akuisisi Pusat Data GTN

“Seiring dengan usaha kami untuk terus memperluas platform pusat data Edge dan hyperscale kami secara global, kampus pusat data hyperscale yang direncanakan di Jakarta akan memberi kami kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami akan kapasitas di pasar yang vital dan berkembang di kawasan APAC ini,” kata Managing Director (APAC) di EdgeConneX Kelvin Fong, melalui siaran pers, Kamis.Akuisisi Pusat Data GTN

Menurut perusahaan, akuisisi tersebut menandai pasar kesembilan EdgeConneX di Asia yang sudah mulai mapan atau sedang dalam pengembangan karena terus dengan cepat membangun platform pusat datanya di wilayah tersebut.Akuisisi Pusat Data GTN

Akuisi pusat data GTN di Indonesia juga merupakan negara ketiga di Asia yang telah dimasuki EdgeConneX sebagai bagian dari strategi ekspansi globalnya. Sebelumnya, EdgeConneX berencana untuk membangun platform pusat data pan-India melalui joint venture, AdaniConneX, serta investasi strategis di Chayora, operator pusat data terkemuka di Cina.

Pendiri Structure Research Philbert Shih memandang bahwa masuknya EdgeConneX ke Indonesia menandakan kehadirannya di tiga negara terbesar di dunia di luar Amerika Serikat. “Ini adalah pasar dengan keuntungan jangka panjang yang luar biasa,” kata Shih.

Menurutnya, Indonesia memiliki demografi yang kuat, sektor teknologi dalam negeri yang berkembang pesat, dan berada di kurva awal adopsi dalam hal layanan infrastruktur yang dialihdayakan seperti komputasi awan (cloud) dan pusat data.

Akuisisi bisnis yang beroperasi dan sebidang tanah sangat sesuai dengan apa yang dilakukan EdgeConneX di fasilitas hyperlocal dan hyperscale, kata Shih. Hal itu, lanjutnya, dapat melayani perusahaan lokal dan penyedia layanan, serta pada saat yang bersamaan memiliki kapasitas dan landasan untuk melayani hyperscale cloud.

“Indonesia, tidak seperti banyak pasar di dunia, adalah rumah bagi semua hyperscale cloud utama AS dan Cina dan ini akan menciptakan volume permintaan yang luar biasa untuk pusat data hyperscale,” katanya.

Structure Research memprediksi bahwa pasar pusat data akan mencapai hampir 650 juta dolar AS pada tahun 2026, dengan hampir dua pertiga di antaranya berasal dari permintaan hyperscaler. Jakarta merupakan pasar lain di kawasan ini yang menyaksikan pertumbuhan pesat yang didorong oleh adopsi komputasi awan.

Melansir dari Antaranews.com, perusahaan menilai bahwa penyediaan infrastruktur digital hyperscale berkualitas tinggi dan andal sangat penting untuk mendukung transformasi digital Indonesia dan membantu Indonesia berfungsi sebagai pintu gerbang regional.

Related Article :

cara mengirim file besar via email dengan 3 metode