Pengembangan kendaraan listrik yang menggunakan energi sel surya merupakan salah satu solusi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menghemat bahan bakar fosil. Dalam pengembangan ini, mobil listrik dilengkapi dengan sel surya yang terhubung ke baterai untuk mengisi ulang daya saat mobil sedang bergerak atau saat parkir. Pengembangan Kendaraan Listrik dengan Memanfaatkan Energi Sel Surya
Pengembangan teknologi ini membutuhkan kerja sama antara produsen mobil, pengembang sel surya, dan produsen baterai. Dengan pengembangan teknologi ini, diharapkan kendaraan listrik dengan memanfaatkan energi sel surya dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efisien dari mobil dengan mesin pembakaran dalam.Pengembangan Kendaraan Listrik dengan Memanfaatkan Energi Sel Surya
Teknologi otomotif saat ini sangat berkembang dengan cepat. Banyak inovasi terbaru kendaraan bermotor bermunculan. Salah satu inovasi yang dihadirkan zaman sekarang yaitu energi pengganti bahan bakar minyak.Pengembangan Kendaraan Listrik dengan Memanfaatkan Energi Sel Surya
Industri otomotif saat ini sedang gencar-gencarnya untuk memperbanyak produksi mobil dengan energi listrik. Beberapa merek mobil telah diluncurkan dengan menggunakan energi tersebut.Namun, selain energi listrik ada juga energi pengganti bahan bakar yaitu tenaga surya. Tenaga surya ini sedang dikembangkan pada kendaraan mobil. Mobil tenaga surya adalah salah satu perkembangan teknologi otomotif yang lebih ramah lingkungan. Seperti diketahui, perkembangan teknologi otomotif berdampak kepada peningkatan populasi kendaraan bermotor.
Hal ini berdampak juga kepada peningkatan konsumsi bahan bakar minyak untuk menunjang operasional kendaraan bermotor tersebut. Selain itu juga berdampak terhadap peningkatan pencemaran udara.Sedangkan di sisi lain cadangan bahan bakar minyak semakin berkurang. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk melakukan penghematan energi atau melakukan pencarian dan penggunaan energi alternatif.
Mobil Sel Surya atau tenaga matahari, adalah jenis kendaraan listrik yang menggunakan tenaga matahari sebagai sumber energinya. Energi matahari ditangkap dengan menggunakan panel cell surya kemudian digunakan untuk menggerakkan motor listrik yang berfungsi untuk memutar roda.
Agar dapat digunakan secara stabil maka pada mobil sel surya dilengkapi dengan tempat penyimpanan energi (energy storage) umumnya digunakan accu/batterai.
Dilengkapi dengan alat control pengatur kecepatan maka mobil ini dapat melaju sesuai dengan kecepatan sesuai dengan kecepatan yang dirancang.
Kelebihan dan Kekurangan Mobil Tenaga Surya
Untuk kelebihan dan kekurangan dari mobil tenaga surya ini adalah sebagai berikut:
1. Menggunakan Sumber Energi Terbarukan
Dikutip dari greenmatch.co.uk, kelebihan panel surya adalah sumber energi terbarukan yang bersumber dari matahari.Cara kerja panel surya adalah membiarkan foton atau partikel cahaya menjatuhkan elektron bebas dari atom sehingga menghasilkan aliran listrik.
2. Biaya Pemeliharaan Rendah
Salah satu kelebihan panel surya adalah biaya pemeliharaan yang rendah. Bahkan, hampir tidak ada perawatan karena panel surya bertahan lebih dari 30 tahun. Anda hanya perlu merawatnya agar bersih dan mengganti inverter atau kabel jika dibutuhkan.
3. Ramah Lingkungan
Kelebihan panel surya tentunya ramah lingkungan. Tenaga surya bebas polusi dan tidak menyebabkan emisi gas rumah kaca setelah pemasangan. Energi yang dihasilkan oleh panel surya bersih, terbarukan, dan nol emisi. Energi matahari tidak berkontribusi terhadap gas rumah kaca atau bahan bakar fosil, tidak seperti minyak dan batu bara lainnya.
4. Masih Tergolong Mahal
Kekurangan panel surya adalah biaya awal pemasangan dan pembelian yang tergolong mahal. Panel surya mencakup inverter, baterai, kabel, dan pemasangannya.
5. Belum Maksimal
Sebagian besar panel surya di rumah-rumah penduduk hanya mengubah 14 persen dari energi yang tersedia menjadi listrik. Bahkan, panel surya paling efisien saat ini hanya mengubah 22 persen energi yang tersedia menjadi tenaga.
Seperti itulah ulasan mengenai mobil tenaga surya yang menggunakan tenaga berupa matahari sebagai energinya.
Related Article :
Membangun Spiritualitas Pendidik Dalam Pendidikan Era Digital