GTMetrix menggunakan sistem penilaian yang memberitahukan kepada Anda jika terjadi kesalahan pada website. Hal ini dapat terlihat membingungkan bagi sebagian orang yang masih awam, serta butuh waktu untuk mengertiĀ setiap error message yang disajikan oleh GTMetrix.Panduan Lengkap Analisa Kecepatan Website
Apa itu GTMetrix ?
GTMetrix adalah sebuah tool yang bertujuan untuk membantu para pemilik website atau orang yang mengaudit suatu website untuk melihat performa website tsb dengan mudah. GTMetrix menjadi salah satu tool yang dapat memeriksa kecepatan website yang paling terkenal dan paling banyak digunakan selain Pingdom.Panduan Lengkap Analisa Kecepatan Website
Cara Kerja dan Lokasi Server GTMetrix
Anda dapat menggunakan GTMetrix tanpa akun, tetapi sebagai rekomendasi Anda dapat membuat akun sendiri, agar mendapatkan beberapa fitur tambahan.Panduan Lengkap Analisa Kecepatan Website
Anda dapat memilih lokasi pengecekan kecepatan website. Pemilihan lokasi ini merupakan hal yang krusial karena kecepatan website menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian mesin pencari (search engine).Panduan Lengkap Analisa Kecepatan Website
Test Tool
Sebuah halaman web umumnya memiliki aset material yang beragam contohnya HTML, JavaScript, CSS, dan juga berbagai gambar lainnya. Setiap faktor ini dapat membuat permintaan agar dapat menunjukkan apa yang dapat ditampilkan lihat di layar browser. Biasanya, semakin banyak permintaan yang dikirim, maka semakin lambat loading time website Anda.
Pada bagian ini, akan dijelaskan pada setiap bagian dari GTMetrix dan juga menjelaskan mengenai apa arti dari informasi yang diberikan tentang performa website Anda dan apa yang dapat Anda lakukan berdasarkan rekomendasi yang diberikan.
Perlu diingat juga untuk Anda, bahwa yang paling pentingĀ pada proses ini adalah bagaimana hasil speed test ini dapat membantu meningkatkan kecepatan website Anda, bukan nilai yang diberikan oleh GTMetrix ya.
Analisa Penilaian Performa Berdasarkan GTMetrix Summary
Setelah Anda menginputkan dan menganalisa URL website Anda pada kolom yang disediakan GTMetrix, Anda pun akan bisa mendapatkan laporan performa, termasuk PageSpeed Score, Yslow Score, Fully Loaded Time, Total Page Size, dan banyaknya permintaan yang bisa Anda dapatkan oleh website Anda.
Perlu diperhatikan juga bahwa hasil setiap tes kecepatan website dapat berbeda-beda. Anda dapat mencoba menginputkan alamat yang sama ke website Pingdom dan mendapat hasil yang lebih cepat.
Nah, supaya lebih memahami lagi pada bagian analisa GTMetrix, berikut beberapa metriks pada GTMetrix yang perlu Anda ketahui :
1. Page Speed
GTMetrix memakai peraturan yang sama dengan Google PageSpeed Insight yang dapat memberikan nilai pada website Anda. Rating yang bisa Anda dapatkan antara 0 sampai 100 (F sampai A).Anda juga akan mendapatkan lebih dari 25 rekomendasi.
2. Serve Scaled Images
Jika Anda mengupload gambar ke website, maka upayakan Anda untuk mengupload gambar dengan ukuran yang tepat agar tidak bisa diubah oleh CSS. Jika Anda membiarkan CSS untuk mengubah ukurannya, Anda akan mendapat rekomendasi yaitu berupa serve scaled image .
3. Inline Small CSS
Inlining CSS ini biasanya tidak disarankan untuk diubah-ubah karena dapat berdampak meningkatkan ukuran download keseluruhan permintaan pada halaman Anda. Namun, jika website Anda berukuran kecil dengan permintaan minimal, langkah ini dapat meningkatkan performa website Anda. Untuk melakukan inlining dengan mudah, Anda juga dapat menggunakan plugin gratis seperti Autoptimize .
4. Inline Small JavaScript
Sama halnya dengan inlining small CSS, hal ini juga berfungsi sama juga pada inlining small JavaScript. Anda juga tidak disarankan untuk melakukan inlining small javascript ini karena dapat meningkatkan ukuran download keseluruhan permintaan pada halaman website Anda. Namun, langkah ini juga dapat meningkatkan performa website Anda jika website Anda memiliki ukuran yang kecil. Anda juga dapat melakukan optimasi inline small javascript ini dengan menggunakan plugin Autoptimize.
5. Leverage Browser Caching
Leverage browser caching merupakan salah satu rekomendasi untuk di otimasi pada perbaikan website kebanyakan orang. Hal ini bisa terjadi dikarenakan adanya kesalahan HTTP cache headers pada web server Anda. Jadi, Anda hanya dapat memperbaiki leverage browser caching jika Anda memiliki kontrol atas resource pada website Anda. Contohnya, jika Anda melihat permasalahan ini pada jaringan iklan pihak ketiga, Anda pun jadi tidak dapat melakukan apa-apa.
6. Serve Resources From a Consistent URL
Jika Anda melihat serve resources from a consistent URL pada laporan GTMetrix, berarti ada kemungkinan besar Anda mempunyai berbagai resources yang disebarkan dari URL yang sama. Hal ini biasanya terjadi dikarenakan apabila terdapat query string yang terlibat. Jadi jika permasalahan ini sudah teratasi, seharusnya sudah tidak lagi loading dua kali.
7. Defer Parsing of JavaScript
JavaScript dan CSS merupakan default yang dapat membuat pemblokiran. Hal ini berarti dapat mencegah supaya halaman web tidak dapat ditampilkan sampai diunduh dan diproses oleh browser. Defer attribute ini juga memberitahu browser agar dapat menunda download resource sampai penguraian HTML dapat selesai. Untuk memperbaiki permasalahan ini , Anda dapat menggunakan plugin Autoptimize atau Async JavaScript.
8. Minify CSS and JavaScript dan Minify HTML
Minifikasi merupakan proses penghilangan semua karakter yang tidak lagi dibutuhkan pada sebuah source code tanpa mempengaruhi kegunaannya. Karakter yang dimaksud seperti line breaks, empty space, indents, dan lain sebagainya. Anda dapat melakukan minifikasi agar bisa membantu memperkecil size sebuah data dan mempercepat proses download, penguraian, dan juga pada proses eksekusi. Untuk melakukan minifikasi CSS, JavaScript, dan HTML Anda bisa memakai plugin seperti WP Fastest Cache .
9. Optimize Images
Idealnya, setiap gambar butuh untuk dikompres dan dioptimasi sebelum diupload ke WordPress. Akan tetapi sayangnya, terkadang para admin atau pengelola website terkadang untuk melakukan hal ini. Salah satu solusi agar dapat membantu Anda adalah dengan menginstal plugin optimasi gambar.
10. Enable Gzip Compression
Gzip merupakan format file dan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk compression dan decompression pada sebuah file. Kompresi GZIP dapat diaktifkan pada sisi server dan dapat berpotensi untuk pengurangan ukuran lebih lanjut untuk file HTML, stylesheets, dan juga JavaScript.
Related Article :
panduan belajar pemrograman golan untuk atasi traffic tinggi