Sejarah Singkat Perkembangan Ilmu komputer dan Jaringan
Perkembangan ilmu komputer yg pesat dimulai dari penciptaan rangkaian elektro yang mempunyai fungsi hitung menghitung. mirip kalkulator lah. Seiring berjalannya ketika kemudian bermunculanlah orang-orang yang ingin membentuk program buat indera tadi supaya kegunaannya lebih majemuk. Sekilas Ilmu Digital Forensik
Maka terciptalah pekerjaan programmer. asal programmer inilah lalu timbul perangkat lunak-perangkat lunak sehingga rangkaian elektronika tersebut mempunyai fungsi yang lebih lengkap. tidak hanya buat hitung menghitung namun jua memasak data. alat inilah yang lalu diklaim komputer.Sekilas Ilmu Digital Forensik
Ternyata perkembangan jaringan komputer yang pesat membawa sedikit dilema. Mudahnya client mengakses resource pada server mengharuskan server membatasi akses kepada dirinya sendiri. Ini dilakukan agar data serta isu penting tidak bocor kepada pihak-pihak yg tidak bertanggung jawab. Sekilas Ilmu Digital Forensik
Makanya lalu orang-orang menyebarkan konsep keamanan jaringan (network security) buat membatasi akses pada pihak-pihak yg tidak berhak (otentikasi). tidak terdapat sistem yg 100% safety, oleh karenanya seiring berkembangnya ilmu kemanan jaringan berkembang juga ilmu hacking yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana menerobos celah-celah keamanan asal network security itu sendiri agar dapat mencuri data-data krusial pada suatu server. Ilmu hacking yg disalah gunakan ini termasuk ke dalam jenis computer crime.Sekilas Ilmu Digital Forensik
Apakah Ilmu Digital Forensic?
salah seseorang pakar digital forensic Indonesia, Muhammad Nuh Al-Ahzar (2012) menyebut bahwa digital forensik merupakan keliru satu bidag spesialisasi ilmu pengetahuan dan teknologi personal komputer yang memiliki posisi signifikan buat melakukan pemeriksaan perkara-masalah computer crime dan atau computer-related crime.Sekilas Ilmu Digital Forensik
Jadi intinya, ilmu digital forensic dipergunakan buat mengungkap barang bukti digital terkait perkara yang bekerjasama menggunakan computer crime (Hacking, Cracking dsb.) serta atau masalah kriminal yang memakai indera-indera komputasi (computer-related crime) yg mana barang bukti tersebut nantinya akan diterima dan berguna buat penyelidikan selanjutnya atau di pada persidangan.
Urgensi serta Peluang Ilmu Digital Forensic
tidak poly orang-orang yang mengerti wacana ilmu digital forensic ini. pada Indonesia sendiri, tidak poly kampus yang mengajarkan ilmu ini atau membuka jurusan spesifik ilmu digital forensik. Padahal kebutuhan akan ilmu ini sangat tinggi. mampu dipandang pada pada data yang tersaji oleh M. Nuh Al-Ahzar dimana jumlah perkara yg ditangani oleh DFAT (Digital Forensic Analyst Team) naik secara signifikan Sejak tahun 2006 yg semula 3 kasus menjadi 56 kasus pada 2011. Hal ini tentu saja belum termasuk masalah-kasus lainnya yg tidak ditangani oleh team DFAT karena kurangnya personil yg tahu ilmu digital forensic ini.
di lain sisi, ilmu komputer/network forensik sangat diharapkan untuk memperkuat keamanan suatu jaringan. di sebuah seminar di Universitas bina pengabdian Palembang, seorang narasumber (saya lupa namanya) mengemukakan bahwa aspek keamanan jaringan buat seorang network administrator handal itu meliputi 3 hal. Yaitu, Aspek Offensive, Aspek Defensive dan Aspek Forensic.
Aspek offensive merupakan seorang network administrator harus mengetahui cara menyerang sebuah sistem komputer. ia harus mengetahui trik-trik mengelabuhi sistem, bagaimana mencari celah dari keamanan sistem, bagaimana melakukan penetration dan sebagainya. Ilmu ini tentu saja berguna buat membangung aspek selanjutnya yaitu aspek defensive.
Related Artikel :
bagaimana dampak budaya asing pada era globalisasi pada Indonesia