Microsoft Luncurkan Platform untuk Asah Keterampilan Digital Masyarakat Indonesia

meluncurkan serangkaian platform dan program lokal yang memungkinkan masyarakat Indonesia mengasah keterampilan digital, menciptakan inovasi berbasis teknologi, mematangkan ide, dan memperluas jaringan di mana pun mereka berada.Microsoft Luncurkan Platform untuk
Melalui keterangan persnya, ditulis Selasa (29/3/2022), perusahaan mengatakan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk terus memberdayakan ekonomi digital Indonesia.Platform dan program tersebut antara lain meliputi platform belajar Microsoft Learn dan portal inovasi Azure dalam Bahasa Indonesia, serta platform Microsoft for Startups Founders Hub bagi pemilik startup atau ide startup di Indonesia.Microsoft Luncurkan Platform untuk

Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, mengatakan dalam Roadmap Digital Indonesia 2021-2024, terdapat empat sektor strategis yang memerlukan percepatan transformasi.Empat sektor itu adalah infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.”Hal ini menunjukkan bagaimana pemberdayaan talenta digital dan ekosistem teknologi di sekitarnya sangat diperlukan,” kata Dharma.Microsoft Luncurkan Platform untuk

Materi Pembelajaran dalam Bahasa Indonesia

Komitmen Microsoft ini diresmikan dalam acara Dev//Verse: Empowering Developer Universe, konferensi virtual yang mengundang seluruh pegiat teknologi Indonesia, untuk mengenal lebih dekat berbagai platform developer terkini.Microsoft Luncurkan Platform untuk

Di kegiatan pada 22 hingga 25 Maret 2022 ini, juga dipelajari kisah kolaborasi sukses antara pelaku industri dan talenta digital, mengasah keterampilan dengan skill digital terbaru, serta mengeksplorasi pengembangan usaha atau peluang kerja baru.

“Sejalan dengan tujuan Indonesia untuk menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, kolaborasi dan dukungan dari berbagai stakeholders pembangunan memainkan peranan penting,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara tersebut.

Microsoft Learn sendiri merupakan platform pembelajaran daring yang menghadirkan ribuan materi informasi teknologi secara gratis.Sebanyak 396 jalur belajar dan 1.536 modul kini sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia, dengan mengangkat topik-topik penting seperti cloud, data dan AI, serta keamanan siber.

Adanya materi yang dilokalisasi ini diharap dapat mendukung pemenuhan kebutuhan Indonesia akan sembilan juta talenta digital hingga 2035 mendatang.Jumlah materi yang dilokalisasi pun akan terus diperbanyak agar dapat semakin mendukung pemberdayaan talenta digital nasional. Khusus untuk topik cloud Azure, seluruh jalur belajar dan modul kini sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Dukungan untuk Startup

Selain itu, portal inovasi Azure yang kini juga telah tersedia dalam Bahasa Indonesia. Ini adalah sebuah portal yang memungkinkan developer dan talenta digital untuk membangun inovasi mereka di platform cloud Microsoft Azure.Microsoft juga meluncurkan Microsoft for Startups Founders Hub untuk mendukung pendiri dan pemilik ide startup, agar dapat mematangkan dan mewujudkan ide, mengembangkan usaha, dan meningkatkan skala bisnis mereka.

Microsoft for Startups Founders Hub menawarkan bantuan teknologi, mentoring, dan dukungan go-to market yang diperlukan startup untuk mencapai prestasi mereka berikutnya, semuanya secara gratis.

Lebih lagi, startup dapat membangun bisnis mereka sesuai kesiapan dan kecepatan masing-masing menggunakan teknologi Azure dengan nilai hingga US$ 150 ribu (sekitar Rp2,1 miliar) secara gratis.”Semua ini kami lakukan agar dapat mendampingi Indonesia di setiap langkah dan proses transformasi digital dalam negeri; memberdayakan sebanyak mungkin individu dan organisasi untuk ikut mengambil bagian dalam perjalanan ini,” pungkas Dharma.

Related Article :

industri manufaktur dituntut jadi perusahaan teknologi hadapi revolusi industri 4.0

 

Industri Manufaktur Dituntut Jadi Perusahaan Teknologi, Hadapi Revolusi Industri 4.0

Teknologi saat ini telah menjadi salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk pula dalam industri besar seperti industri manufaktur. Bahkan di era revolusi industri 4.0 saat ini, industri manufaktur pun dituntut untuk menjadi perusahaan teknologi agar bisa berkembang.Industri Manufaktur Dituntut Jadi 

“Jika kita lompat ke tahun 2021, semuanya itu technology company. Jadi sebenarnya perusahaan yang mau survive dan tumbuh, sudah jadi perusahaan teknologi. Cuma tinggal produk service-nya saja beda-beda,” kata Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Bayu Hanantasena dalam acara Connex Webinar Series, Kamis (10/3/2022).Industri Manufaktur Dituntut Jadi

Bayu kemudian menambahkan, bahwa saat ini perusahaan teknologi bukan hanya istilah untuk perusahaan yang bergerak khusus di bidang teknologi seperti Microsoft, Google, dan lainnya. Istilah ini kini juga digunakan untuk perusahaan yang memanfaatkan teknologi untuk tetap bertahan.Industri Manufaktur Dituntut Jadi

Selain itu, Bayu juga menuturkan bahwa saat ini ada beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan jika ingin beralih menjadi perusahaan teknologi. Tantangan tersebut diantaranya adalah perlengkapan teknis, keterampilan khusus, data analytics, dan masih banyak lagi. Namun salah satu bagian yang paling penting, adalah software atau perangkat lunak.Industri Manufaktur Dituntut Jadi

Programming dan coding karena mau tidak mau akan banyak sekali kustomisasi yang dibutuhkan kalau kita mau spesifik untuk meningkatkan suatu kinerja. Software itu jadi pemersatunya, kita semua ini disatukan oleh software,” tutur Bayu.

Pada kesempatan yang sama, Head of Customer Solutions Google Cloud Indonesia Wisnu Suntoyo mengatakan, bahwa ada beberapa teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mendukung operasionalnya. Teknologi tersebut antara lain adalah artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, machine learning (ML), serta internet of things (IoT).

Menurut Wisnu, saat ini revolusi digital sangat dibutuhkan di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Revolusi digital pun tidak hanya untuk barisan manajemen pada perusahaan, tetapi juga untuk pekerja di garis depan manufaktur.

“Hal yang sangat penting adalah bagaimana karyawan dapat terhubung mendapatkan informasi dan berkolaborasi sehingga mendukung kinerja dan inovasi dari perusahaan,” ungkap Wisnu.

Wisnu pun mengatakan bahwa teknologi Google Cloud Indonesia sudah berevolusi dan sangat matang untuk dapat memecahkan berbagai permasalahan di ruang konsumen dengan memanfaatkan cloud computing, big data, hingga machine learning. Solusi ini pun dapat menjadi tulang punggung digital bagi industri 4.0 di smart manufacture.

Maka menanggapi kebutuhan industri manufaktur untuk go digital, pemerintah juga memberikan dukungan dalam bentuk infrastruktur. Dirjen ILMATE Kemenperin Taufik Bawazier pada kesempatan yang sama mengatakan, bahwa saat ini sudah ada belasan industri kabel serat optik dengan total kapasitas sepanjang 12 km untuk mendukung infrastruktur telekomunikasi.

“Kemudian juga 5G juga, kita dengan Kominfo sudah merancang TKDN-nya sehingga teman-teman di industri yang punya produk atau produk yang related dengan teknologi 5G dan sebagainya bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan TKDN ini. Ini merupakan bagian dari pemerintah masuk ke dalam proses bagaimana mendukung transformasi digital di industri,” ujar Taufik.

Related Article :

pengguna signal dan telegram di ukraina melonjak 2 kali lipat sejak invasi rusia

Pengguna Signal dan Telegram di Ukraina Melonjak 2 Kali Lipat Sejak Invasi Rusia

alam kurun waktu sekitar tiga pekan, sejak 24 Februari 2022 hingga 20 Maret 2022, adopsi Signal dan Telegram secara kolektif mengumpulkan 1,7 juta pemasangan baru di App Store dan Google Play region Ukraina.Pengguna Signal dan Telegram 

Angka itu, jika dibandingkan dengan periode tiga pekan sebelum invasi pada 30 Januari 2022 hingga 23 Februari, menunjukkan peningkatan nyaris dua kali lipat atau tepatnya 197 persen.Pengguna Signal dan Telegram 

Meskipun Telegram meraih lebih banyak pemasangan di Ukraina dan Rusia, Signal memimpin dalam hal pertumbuhan.Di Ukraina, unduhan Signal melonjak 1.075 persen menjadi 787.000 antara 24 Februari dan 20 Maret dari 67.000 pada periode sebelumnya.

Sementara di Rusia, Signal mengalami pertumbuhan 286 persen menjadi 425.000, naik dari 110.000.Pengguna Signal dan Telegram 

Aplikasi Penerjemah Tumbuh 71 Persen di Ukraina

Jutaan orang Ukraina telah mengungsi ke negara-negara tetangga akibat invasi Rusia yang sedang berlangsung di wilayah tersebut. Mereka menghadapi sejumlah tantangan, dan salah satunya adalah hambatan bahasa.

Di tengah kondisi ini, perusahaan riset pasar aplikasi mobile Sensor Tower melaporkan, unduhan pertama aplikasi penerjemah di Ukraina telah tumbuh 71 persen secara bulanan.

“Dalam sembilan hari pertama bulan Maret, kata Sensor Tower, sepuluh aplikasi penerjemah teratas di App Store dan Google Play region Ukraina secara kolektif mengalami 198.000 pemasangan baru,” kata ujar Sensor Tower.

Angka itu naik 71 persen, jika dibandingkan dengan sembilan hari pertama bulan Februari yang mencapai 116.000 saja.Menurut Sensor Tower, ketidakpastian di tengah konflik ini juga mungkin berkontribusi pada peningkatan aplikasi pembelajaran bahasa.

Alasannya, aplikasi pembelajaran bahasa mungkin akan menjadi kebutuhan orang Ukraina saat mereka bersiap untuk pindah atau menyesuaikan diri di negara baru.

Related Article :

kembangkan digitalisasi dilingkungan masyarakat bappnes dorong peningkatan literasi digital

 

Kembangkan Digitalisasi di Lingkungan Masyarakat, Bappenas Dorong Peningkatan Literasi Digital

Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan literasi digital masyarakat masih perlu ditingkatkan untuk mengembangkan digitalisasi di seluruh sektor kehidupan masyarakat.Kembangkan Digitalisasi di Lingkungan Masyarakat

“Saat ini aspek yang masih menjadi tantangan yang signifikan yaitu perluasan literasi digital di berbagai komponen masyarakat,” kata Amalia dalam webinar “Transformasi Ekonomi Berkelanjutan Melalui Pendekatan Digital” yang dipantau di Jakarta, Selasa.Kembangkan Digitalisasi di Lingkungan Masyarakat

Selain itu, terdapat tantangan lain dari sisi kemampuan dunia usaha untuk menggunakan kemajuan teknologi digital, kapasitas industri digital, dan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) terampil yang masih minim.Kembangkan Digitalisasi di Lingkungan Masyarakat

Dilansir dari Antaranews.com, infrastruktur digital yang belum merata, serta keamanan digital yang masih rendah seiring dengan semakin meluasnya penggunaan layanan digital, juga menjadi tantangan.Kembangkan Digitalisasi di Lingkungan Masyarakat

“Penanganan berbagai tantangan ini membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan yang nantinya akan difasilitasi melalui masterplan transformasi digital yang saat ini masih disiapkan,” katanya.

Peningkatan literasi digital masyarakat, pengembangan SDM terampil di bidang teknologi, dan pengembangan riset, industri digital, serta layanan keuangan digital, menjadi salah satu pilar transformasi digital yang akan terus ditransformasi oleh pemerintah ke depan.

Begitu pula peningkatan pemanfaatan big data, artificial intelligence, dan internet of things serta penguatan keamanan digital.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur digital akan difokuskan pada perluasan akses dan kualitas infrastruktur digital juga menjadi landasan dari transformasi digital ke depan.

“Kemudian digitalisasi di sektor pemerintahan atau e-government di bidang kesehatan, pendidikan, industri pariwisata, perdagangan, pembangunan pedesaan, koperasi UMKM, pertanian, dan perikanan juga akan terus diarusutamakan,” kata Amalia.

Related Article :

ini 3 faktor yang menjadi penyebab kejahatan siber mudah terjadi

Ini 3 Faktor yang Menjadi Penyebab Kejahatan Siber Mudah Terjadi

Kasus kejahatan siber di Indonesia sudah banyak terjadi, mulai dari penipuan identitas hingga teror tagihan utang yang bahkan tidak pernah dilakukan. Berbagai kejahatan siber ini pun banyak dilakukan melalui media sosial, seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, dan masih banyak lagi.Ini 3 Faktor yang Menjadi

Maka untuk menghadapi hal tersebut, Direktur Cybersecurity BDO in Indonesia dan Co-Founder Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) M Novel Ariyadi menjelaskan faktor-faktor utama penyebab terjadinya kejahatan siber yang membedakan dengan kejahatan umumnya.Ini 3 Faktor yang Menjadi

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan media clinic yang bertema Peran Identitas Digital yang Aman dalam Meningkatkan Kepercayaan pada Fintech, dan dilaksanakan pada Kamis (4/11/2021). Sementara tiga faktor yang menyebabkan kejahatan siber diantaranya adalah :Ini 3 Faktor yang Menjadi

1. Identitas pengguna

Fitur yang memudahkan manipulasi kelengkapan di media sosial seringkali dimanfaatkan pengguna dengan niat yang tidak baik. Selain itu, data-data pengguna lain juga mudah dicuri. Hal ini kemudian memudahkan pelaku kejahatan siber untuk memanipulasi korban.

2. Penggandaan aset informasi

Aset informasi yang ada di media sosial juga dapat dengan mudah digandakan oleh pengguna. Hal ini dikarenakan tidak adanya fitur untuk menghapus atau disebut pula ‘delete button’ di internet.

3. Lokasi
Faktor lainnya yang dapat memicu ancaman serangan kejahatan siber adalah ketika lokasi pengguna dapat dideteksi di media sosial. Sama halnya dengan kemudahan untuk dipalsukan  ataupun disembunyikan. Tidak hanya itu, pemerintah sendiri adalah penjamin dan sumber identitas antara orang ke orang lainnya pada ranah offline.

“Hal ini berbeda sekali dengan identitas fisik yang harus melewati banyak sekali proses jika ada yang mau memalsukan identitas, tapi di dunia digital orang bisa hanya dengan beberapa klik dapat merubah identitas,” tutur Novel.

Berbeda dengan ranah online, pemerintah harus melakukan kerja sama dengan identity provider untuk dapat menjamin verifikasi identitas dan tanda tangan elektronik. Setidaknya, dalam ranah perlindungan identitas digital dari kejahatan siber, harus ada kerja sama antara pemberi kebijakan, pengelola sistem elektronik, serta pengguna internet pula.

“Tiga aspek perlindungan data pribadi, mulai dari pemerintah, pengguna, hingga pengelola sistem elektronik yang ikut serta bertanggung jawab untuk melindungi identitas digital, yaitu penyelenggara sertifikasi elektronik (PSRE),” pungkas Novel.

Related Article :

kenali telkom lorawan konektivitas khusus untuk internet of things

Kenali Telkom LoRaWAN, Konektivitas Khusus untuk Internet of Things

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus melakukan inovasi dalam mengembangkan platform Internet of Things (IoT) di Indonesia. Hal ini pun dilakukan melalui dua lini, yaitu konektivitas Long Range Wide Area Network (LoRaWAN) dan platform IoT Antares.Konektivitas Khusus untuk Internet

LoRa sendiri merupakan sistem komunikasi nirkabel untuk IoT yang menawarkan komunikasi secara jarak jauh dan berdaya rendah. LoRa yang hemat dalam penggunaan daya ini disebabkan oleh model komunikasi asinkronus, yang berarti suatu node hanya akan melakukan komunikasi apabila ada daya yang akan dikirimkan.Konektivitas Khusus untuk Internet

LoRa pun bisa digunakan untuk berbagai macam aplikasi IoT, misalnya untuk smart city di mana LoRa dapat mendukung sensor-sensor berinteraksi secara langsung. Secara lebih khusus, LoRaWAN merupakan protokol jaringan bagi perangkat LoRa yang besifat open source didukung LoRa Alliance.Konektivitas Khusus untuk Internet

Teknologi ini pun memiliki keunggulan untuk hemat baterai dan beroperasi di frekuensi 920-923 MHz. Selain itu, LoRaWAN juga memenuhi persyaratan penting IoT, seperti komunikasi dua arah, keamanan end-to-end, mobilitas, serta layanan penentuan lokasi.Konektivitas Khusus untuk Internet

Perangkat dan protokol LoRaWAN memungkinkan aplikasi IoT untuk dapat memecahkan beberapa tantangan besar yang dihadapi manusia, seperti manajemen energi, pengelolaan sumber daya alam (SDA), pengendalian polusi, efisiensi infrastruktur, pencegahan bencana, dan masih banyak lagi.

Melalui lebih dari 158 juta perangkat yang terhubung ke jaringan di 92 negara yang akan terus berkembang di masa depan, LoRaWAN secara demografis sangat cocok untuk dikembangkan di Indonesia untuk mendukung IoT.

Telkom LoRaWAN dan Antares sendiri merupakan dua hal yang saling berkaitan. Antares dengan sertifikasi internasional dari OneM2M dapat mengakomodasi protokol internasional dan standar teknis guna memastikan interoperabilitas serta konektivitas tanpa batas untuk setiap perangkat yang akan diintegrasikan dengan IoT.

Penggunaan yang bisa dikembangkan dalam platform IoT Antares maupun Telkom LoRaWAN, antara lain seperti smart utilities, smart PJU, tracking assets, environment monitoring, smart poultry, dan masih banyak lagi.

Konektivitas pada IoT Service Solution pun tidak terbatas pada konektivitas dari LoRaWAN, namun juga dapat menggunakan teknologi lainnya seperti BLE, RFID, Wi-Fi, NB-IoT, GSM, satelit, dan sebagainya.

Telkom LoRaWAN pun sudah terkoneksi hampir di sebagian Indonesia, dan sejauh ini telah terpasang sebanyak 592 gateway LoRa dari Sabang hingga Merauke guna mendukung IoT dengan baik di Indonesia.

Related Artikel :

hari wanita internasional 2022 angkat tema breakthebias ini makna dan tujuan kampanye

Dukung Perkembangan Ekonomi Digital, OJK Dorong Pertumbuhan Digitalisasi Perbankan

Direktur Penelitian Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mohamad Miftah mengatakan pihaknya terus mendorong percepatan digitalisasi perbankan sesuai pilar kedua Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020-2021 terkait akselerasi transformasi digital.Dukung Perkembangan Ekonomi Digital

“Dengan perkembangan ekonomi digital yang pesat, perbankan perlu mengakselerasi digitalisasi produk dan layanan sehingga dapat memenuhi ekspektasi masyarakat,” katanya dalam webinar “Hybrid Banking Ekosistem” yang dikutip melalui Antaranews.com, Kamis.Bank juga didorong untuk bekerja sama dengan penyedia jasa keuangan maupun institusi lain mengadopsi berbagai teknologi yang baru bermunculan di bidang keuangan.Dukung Perkembangan Ekonomi Digital

“Yang juga cukup penting diperhatikan oleh perbankan, adopsi teknologi informasi perlu dibarengi penerapan tata kelola dan manajemen resiko teknologi informasi yang memadai,” katanya.Dukung Perkembangan Ekonomi Digital

Adapun penerbitan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia 2020-2025 merupakan komitmen OJK dalam mendorong, mengawasi, dan mengawal transformasi digital perbankan.

OJK juga menerbitkan Master Plan Sektor Jasa Keuangan 2021-2025 dan Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah 2020-2025, serta Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan.OJK juga menyiapkan alat untuk mengukur pengembangan digitalisasi perbankan, beserta pengawasannya menggunakan teknologi.

Related Article :

aturan covid-19 makin longgar siapa yang sudah tidak sabar copot masker

Startup Widya Robotics Hadirkan Teknologi AI untuk Tingkatkan Produksi Perkebunan Kelapa di Indonesia

indonesia saat ini telah menjadi produsen kelapa terbesar di dunia dengan produksi mencapai 18,04 juta ton butir kelapa per tahun. Maka untuk mendukung produksi kelapa yang besar di Indonesia, perkebunan kelapa pun mulai digarap dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.Startup Widya Robotics Hadirkan
Startup AI asal Yogyakarta, Widya Robotics kemudian berinovasi dengan mengembangkan teknologi vision intelligence berbasis AI yang memungkinkan penghitungan kelapa dengan dukungan teknologi. Hal ini kemudian membuat penghitungan ribuan kelapa yang dipanen tidak perlu lagi dihitung secara manual.Startup Widya Robotics Hadirkan

“Solusi Vision Intelligence (VI) Coconut Counter diciptakan Widya Robotics untuk menghitung jumlah kelapa yang melewati conveyor sehingga bisa meningkatkan kapasitas produksi sampai tiga kali lipat,” kata Head of AI Division Widya Robotics Ruby Abdullah dalam siaran pers, Jumat (18/3/2022).Startup Widya Robotics Hadirkan

Ruby menjelaskan, bahwa teknologi AI yang dihadirkan dalam Coconut COunter ini adalah object detection, object tracking, serta object counting. Solusi ini pun bekerja dengan mendeteksi objek dan memantau. Ketika objek melewati garis digital, maka objek tersebut akan dihitung.Startup Widya Robotics Hadirkan

Solusi Vision Intelligence kemudian dapat membantu pekerjaan penghitungan kelapa yang sebelumnya tergantung pada kejelian mata. Teknologi berbasis AI ini pun diharapkan dapat beroperasi secara tepat dan akurat untuk dapat membantu perusahaan ataupun pelaku bisnis perkebunan kelapa di Indonesia.

“Guna meningkatkan kapasitas produksi komoditas kelapa di Indonesia, peralatan-peralatan manual perlu digantikan dengan menggunakan peralatan teknologi terbaru yang didukung proses kerja otomatis,” ujar Ruby.

Related Article :

dukungan pengembangan layanan kesehatan fujifilm hadirkan fdr nano berbasis ai di rsui

Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan, FUJIFILM Hadirkan FDR Nano Berbasis AI di RSUI

FUJIFILM melalui program kerja sama dengan Rumah Sakit Univesitas Indonesia (RSUI) dan JICA (Japan International Cooperation Agency) untuk pertama kalinya di Indonesia menghadirkan instalasi mobile digital X-ray dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yaitu FDR Nano.Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan

FDR Nano ini pun hadir dalam rangka mendukung program pengembangan serta pelayanan kesehatan di RSUI. Teknologi ini disebut dapat membantu para tenaga kesehatan untuk melakukan diagnosa terhadap beberapa penyakit seperti fibrosis, kalsifikasi, atelektasis, dan sebagainya melalui foto rontgen.Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan
FDR Nano diluncurkan untuk menjawab permasalahan foto rontgen pasien yang selama ini harus dilakukan dengan alat yang besar di ruangan tertentu, sehingga pasien diharuskan menempuh perjalanan ke rumah sakit terdekat dan berpindah ke ruangan khusus.Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan

Maka dengan FDR Nano yang merupakan mobile digital X-ray, alat ini dapat mudah dipindahkan sehingga pasien tidak perlu berpindah tempat. Waktu yang diambil untuk mengambil foto rontgen pun lebih cepat, dengan hasil yang tepat serta akurat.Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan

Managing Director FUJIFILM Asia Pasifik Haruto Iwata yang hadir dalam instalasi perdana FDR Nano pun menyambut baik peluncuran teknologi berbasis AI ini di Indonesia. Haruto menuturkan, bahwa FDR Nano merupakan hasil dari perjalanan panjang FUJIFILM di bidang kesehatan.

“Dari berbagai belahan dunia termasuk Asia Pasifik telah mengapresiasi salah satu inovasi unggulan yang dihadirkan FUJIFILM ini. Kami sangat bersyukur dan bangga dapat memperkenalkan solusi ini untuk pertama kalinya di rumah sakit universitas terkemuka di Indonesia, yakni RSUI,” kata Haruto Iwata dalam sambutannya, melansir dari Medcom.id, Senin (21/3/2022).

FUJIFILM sebagai perusahaan teknologi terdepan dalam perawatan kesehatan yang komprehensif pun terus berupaya untuk menghadirkan beragam inovasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, FUJIFILM Indonesia bertekad untuk membantu meningkatkan akses layanan kesehatan di RSUI Depok, Jawa Barat.

Inisiatif FUJIFILM Indonesia pun sejalan dengan visi dan misi dari RSUI, yaitu untuk menjadi rumah sakit pendidikan berkelas dunia di tahun 2030, menyelenggarakan pendidikan interprofesional bidang kesehatan yang komprehensif, dan mampu menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang paripurna.

“Kami sangat senang dengan terobosan teknologi alat sinar-x terbaru yang dihadirkan oleh FUJIFILM Indonesia. Instalasi alat inovatif di rumah sakit kami akan sangat mendukung layanan kesehatan yang diberikan untuk para pasien,” kata Direktur Utama RSUI Dr.dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), MPH.

Astuti juga menyampaikan bahwa instalasi FDR Nano di RSUI lebih jauh bisa meningkatkan pelayanan oleh tenaga kesehatan di RSUI, sehingga kedepannya bisa menjadi bukti bahwa kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia semakin canggih, cepat, dan mudah diperoleh masyarakat.

FUJIFILM sendiri sebagai perusahaan teknologi telah mencatat sejarah panjang dalam mendukung inovasi di bidang perawatan kesehatan. Berawal dari pembuatan film x-ray pada 1936 lalu, kini FUJIFILM telah menghadirkan teknologi perawatan kesehatan di seluruh aspek, mulai dari pencegahan, diagnosis, hingga pengobatan.

Tidak hanya itu, FUJIFILM kini juga berfokus pada pengembangan teknologi berbasis AI untuk dapat mendukung diagnosis dokter, dengan memanfaatkan teknologi pemrosesan data gambar yang canggih sehingga pelayanan kesehatan pun dapat ditingkatkan.

Related Artikel :

cara mengendalikan emosi secara psikologi dan pandangan agama

Manfaat dan Kegunaan Teknologi Blockchain bagi Perusahaan

Blockchain dalam dunia perusahaan atau industri melakukan perkembangan yang cukup pesat mulai dari tahun 2014. Forbes mengeluarkan daftar Forbes Blockchain 50 yang dimana perusahaan-perusahaan raksasa di dunia sudah mulai melirik Blokchain bahkan mengimplementasikan teknologi blockchain mulai dari Amazon, Google, Microsoft, dll. Blockchain service sendiri sudah termasuk dalam layanan Cloud sehingga penggunaan teknologi tersebut bagi perusahaan membuat penghematan biaya.Manfaat dan Kegunaan Teknologi
Association Research Follow Blockchain Daekin University, Dimaz Wijaya, menungkapkan bahwa blockchain membuat perubahan besar yaitu internet of value. Dahulu internet dikenal sebagai tempat untuk bertukar informasi, sementara saat ini blockchain dikenal sebagai tempat untuk bertukar nilai atau transaksi.Manfaat dan Kegunaan Teknologi

“Blockchain sendiri tidak tergantung pada pihak tertentu atau trustless seperti bank central atau bank tertentu sehingga informasi dapat diverifikasi oleh siapapun. Blockchain dijalankan dengan sistem consersus dimana mayoritas akan menjadi pengendalinya,” ujar Dimaz dalam Webinar MTI Talk #01: Blockchain Challenges dan Opportunities, pada Jumat (16/10).Manfaat dan Kegunaan Teknologi

Manfaat blockchain yang ditawarkan sehingga menjadikan internet of value adalah transaksi yang permanen sehingga apabila sudah melakukan transaksi tidak bisa di-cancel, semua informasi yang terdapat di blockchain dapat dipastikan kebenarannya, terdapat banyak produk blockchain yang ada di seluruh dunia, kepemilikannya dipastikan menggunakan digital signature, dapat memindahtangankan kepemilikan token tersebut ke orang lain dengan mudah, memiliki uang yang tidak hanya memiliki angka, namun memiliki fungsi dalam mengelola uang tersebut.Manfaat dan Kegunaan Teknologi

Teknologi Blockchain di masa depan digadang akan menjadi International Digital Currency yang memungkin nilai rupiah Indonesia digantikan dengan Central Bank Digital Currency (CBDC) berbasis Blockchain. Blockchain juga dapat digunakan untuk kepentingan umum, hal itu dibuktikan dalam research yang dilakukan oleh Dimaz Wijaya yaitu seperti bea materai berbasis blockchain. Blockchain juga dapat digunakan dalam Internet of Things (IoT), Carbon trading, Smart cars, Microgrid energy trading.

Senior Developer Advocate Indonesia  Amazon Web Services, Petra Barus  mengungkapkan sebuah perusahaan butuh adanya teknologi blockchain  terutama bisnis yang memiliki banyak pihak, pihak tersebut dapat melihat data mereka dan memverifikasi transaksi mereka tanpa memerlukan central trust atau pihak utama yang menyimpan data transaksi mereka.

Teknologi blockchain menjadikan semua orang secara independen dapat melihat data yang sama. Dengan adanya blockchain akan menghilangkan kebutuhan otoritas sentral sehingga semua orang akan memiliki ledger yang sama, melakukan mekanisme consensus, dan dapat membangun aplikasi.

Permasalahan yang didapatkan apabila perusahaan menggunakan solusi teknologi blockchain sendiri adalah mendirikan server blockchain yang sudah cukup sulit dengan membangun inrastruktur, sulit untuk mengukur block yang akan digunakan seperti mekanisme, framework yang digunakan untuk format untuk ledger, permasalahan selanjutnya adalah apabila ingin mengelola block maka perusahaan harus mengelola juga kemanan, data billing, dan yang permasalahan terakhir adalah untuk membuat blockchain network sendiri menguras biaya yang cukup mahal karena membutuhkan konsultan sendiri untuk membangun blockchain network mereka.

“Oleh karena itu Amazon Web Services (AWS) memberikan solusi yang bernama Amazon Managed Blockchain, layanan fully managed yang dikelola secara langsung oleh AWS untuk membantu pelanggan secara mudah membangun blockchain network sendiri yang skillable. AWS sendiri menawarkan dua sumber terbuka frameworks yaitu Hyperledger Fabric (Permissioned network) dan Ethereum (Public Network),” jelas Petra.
Petra menjelaskan fitur-fitur yang didapatkan dalam Amazon Managed Blockchain adalah dikelola sepenuhnya oleh AWS dengan pembuatan jaringan blockchain dengan mudah dan cepat, variasi open source yang dapat mendukung beberapa kerangka kerja, terdesentralisasi jaringan dengan pemerintah, didukung dengan Amazon teknologi QLDB yang canggih, rendah biaya sesuai dengan sumber yang digunakan, dan lebih mudah terintegrasi dengan layanan AWS.

Related Article :

basarnas gandeng esri indonesia untuk memanfaatkan teknologi sistem informasi geografis informasi big data dan ai