Komodo Water Manfaatkan Teknologi Cloud dan Big Data dalam Membantu Digitalisasi Pengelolaan Sumber Air di NTT

Di Nusa Tenggara Timur, salah satu dari banyak pulau di Indonesia, hampir 25% rumah tangga hidup tanpa akses ke sumber air minum yang memadai dan berkelanjutan. Mereka perlu berjalan berkilo-kilo hanya untuk mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari.Komodo Water Manfaatkan Teknologi Cloud dan Big Data 

Hal ini menginspirasi Komodo Water, sebuah startup di bidang sosial yang dibentuk pada tahun 2012, untuk membangun akses terhadap air bersih dan terjangkau bagi desa-desa terpencil di sekitar Taman Komodo dan Flores, didukung oleh teknologi terbarukan serta berkelanjutan yang disediakan Microsoft. Komodo Water Manfaatkan Teknologi Cloud dan Big Data 

Inovasi yang dihasilkan Komodo Water bersama Microsoft yakni dalam bentuk aplikasi pengelolaan air terintegrasi yang memaksimalkan penggunaan big data dalam mengidentifikasi sumber air potensial.Komodo Water Manfaatkan Teknologi Cloud dan Big Data 

“Aplikasi ini dapat memberikan nilai tambah – tidak hanya kepada pelanggan langsung, tetapi juga kepada pembuat kebijakan dan bisnis komersial,” cetus Shana, CEO dan Founder Komodo Water melansir dari Info Komputer, Rabu (21/12).Komodo Water Manfaatkan Teknologi Cloud dan Big Data 

Secara lebih rinci, aplikasi yang dikembangkan menggunakan Azure Kubernetes Services (AKS)–yang merupakan salah satu solusi cloud-native apps dari Microsoft Azure itu membantu Komodo Water untuk dapat mengidentifikasi titik-titik air bersih di Labuan Bajo dan merekomendasikan lokasi pembangunan instalasi pengolahan air serta jalur distribusi air bersih yang sesuai.

“Penggunaan AKS sangat memudahkan proses pengembangan aplikasi kami dan meningkatkan efisiensi biaya. Dari sisi pengembangan, terdapat fitur Control Plane yang memungkinkan Azure mengambilalih kegiatan overhead seperti health monitoring dan maintenance aplikasi. Hal ini mengurangi beban kerja developer kami dan memungkinan mereka untuk berfokus pada aktivitas-aktivitas strategis lainnya,” kata Shana.

“Sementara dari sisi biaya, Control Plane telah menjadi bagian dari Azure resource pengguna, di mana pengguna hanya perlu membayar dan mengelola AKS-nya itu sendiri, tanpa dikenakan biaya tambahan,” lanjut Shana.

Melalui teknologi tersebut, Komodo Water telah menjangkau 16 ribu orang, mengidentifikasi 104 sumber air dari 118 titik yang telah disurvei, memfasilitasi 107.187 galon air, mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 30.000 liter, mengurangi kemasan plastik hingga 40 ton, dan menghindari setidaknya 64.589 kilogram emisi CO2.

Shana menambahkan, “Saat dunia menjadi digital, kami juga mengikuti perubahan tersebut agar dapat tetap produktif, efektif, dan kompetitif. Kami berterima kasih kepada Microsoft karena telah memberikan kami akses gratis terhadap teknologi dan ekosistem digital Microsoft, bimbingan dan dukungan teknis untuk menciptakan solusi nyata, serta yang paling penting, fleksibilitas untuk berinovasi dan tumbuh dengan kecepatan kami sendiri. Manfaat yang kami dapatkan melalui program Microsoft for Startups Founders Hub tersebut benar-benar sebuah mimpi yang terwujud. Menciptakan dampak besar bukan lagi angan-angan belaka.”

Ke depannya, dirinya berharap bahwa teknologi yang telah diciptakan Komodo Water juga dapat menjangkau masyarakat di luar Nusa Tenggara Timur.

“Sebab, data yang kami kumpulkan melalui teknologi ini tidak sekadar menampilkan data statis terkait air, tetapi juga berpotensi untuk memecahkan masalah yang lebih besar, seperti akses air dan penggunaan air di seluruh Indonesia, seraya mendapatkan hasil yang terukur dan nyata.

Related Article :

Kupas tuntas tren ict tahun 2023 lintasarta focus garap pasar cloud dan cybersecurity

Kupas Tuntas Tren ICT Tahun 2023, Lintasarta Fokus Garap Pasar Cloud dan Cybersecurity

Lintasarta, perusahaan Information & Communication Technology (ICT) Total Solutions terkemuka di Indonesia, mengupas tuntas mengenai tren ICT tahun ini di Indonesia yang utamanya didominasi oleh cloud dan cyber security, serta berbagai inisiatif perusahaan yang relevan di tahun 2023.Kupas Tuntas Tren ICT Tahun 2023

Dody Indrawijaya, Marketing General Manager Lintasarta mengatakan berdasarkan laporan hasil survei terbaru dari IDC Indonesia menunjukkan bahwa market size cloud di Indonesia sebesar 16 triliun rupiah. Angka tersebut tumbuh sebesar 25,82% dibandingkan tahun 2022. Dari data tersebut, segmen industri yang paling banyak menggunakan cloud adalah segmen finance bank/non bank, supply chain dan telekomunikasi.Kupas Tuntas Tren ICT Tahun 2023

“Dengan meningkatnya digital transformasi, maka kebutuhan infrastruktur cloud meningkat, sehingga kami melihat pangsa pasar cloud tahun ini masih sangat potensial untuk digarap,” katanya.Kupas Tuntas Tren ICT Tahun 2023

Melalui produk Cloudeka, Lintasarta menawarkan berbagai solusi cloud karya anak bangsa dan dikembangkan dengan mitra teknologi ternama guna menghadirkan layanan cloud yang aman, mudah, serta hemat biaya tanpa perlu membangun infrastruktur TI sendiri.Kupas Tuntas Tren ICT Tahun 2023

“Yang membedakan kami dan lainnya adalah, kami mengutamakan pelayanan yang prima ke pelanggan dan kami memiliki solusi ICT yang paling lengkap di pasar,” ujarnya.

Selain cloud, cyber security juga menjadi tren yang digadang-gadang akan semakin diminati tahun ini.

Studi IDC Indonesia menunjukkan bahwa market size cloud di Indonesia sebesar 2,3 T. Angka tersebut tumbuh 18,62% dibandingkan tahun 2022.

Dengan potensi pasar yang meningkat dan semakin canggihnya ancaman siber, berbagai skala perusahaan serta institusi mulai memprioritaskan cyber security pada sistemnya untuk menjaga kelangsungan bisnis dan operasional harian.

“Dari laporan IDC Indonesia juga melihat bahwa security memiliki urgensi yang sangat tinggi untuk di implementasikan. Untuk itu, kami hadir melalui layanan cyber security dengan pemahaman industri lokal di Indonesia, dengan kualitas standar produk yang mumpuni,” lanjut Dody.

SQURA sendiri saat ini menjadi salah satu lini produk andalan Lintasarta. 40% dari Key Account Lintasarta telah memilih SQURA sebagai penyedia keamanan siber mereka, 3.500 lebih PC telah dilindungi dengan Perlindungan EndPoint SQURA, 35k MPS tingkat log SOC Lintasarta selama pemantauan dan respons 24/7, serta 4.000 lebih Virtual Machines (VM) telah dilindungi dengan SQURA’s NGFW & WAF.

Triharry Darmawan Oetji, Corporate Secretary General Manager Lintasarta mengatakan Lintasarta akan terus berinovasi dan berkomitmen penuh untuk mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Related Article :

Cegah kerusakan hutan dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence

 

Cegah Kerusakan Hutan Dengan Memanfaatkan Teknologi Artificial Intelligence

Masyarakat memiliki peran penting dalam mendeteksi dini kegiatan yang bisa menyebabkan deforestasi. Peran masyarakat yang dimaksud meliputi kegiatan patroli terpadu dan mandiri di hutan adat, hutan nagari dan hutan kemasyarakatan. Di wilayah ini masyarakat memiliki kekuasaan hukum untuk mengelola lahannya.Cegah Kerusakan Hutan Dengan Memanfaatkan Teknologi
Menurut Koordinator Program KKI-Warsi Riche Rahma Dewita, saat ini sudah ada sejumlah teknologi modern yang bisa membantu dalam mendeteksi dan melestarikan lingkungan, di antaranya: Cegah Kerusakan Hutan Dengan Memanfaatkan Teknologi 

Pertama, teknologi AI untuk deteksi dini penebangan liar. Teknologi ini salah satu teknologi yang digunakan untuk membantu upaya pencegahan kerusakan hutan adalah teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini digunakan untuk menangkap suara-suara terkait kegiatan pengrusakan hutan, misalnya penebangan pohon secara liar (illegal logging) dan perburuan ilegal.Cegah Kerusakan Hutan Dengan Memanfaatkan Teknologi
Teknologi ini dinamakan ‘Guardian’, sebuah aplikasi teknologi digital yang diinisiasi oleh lembaga non-profit Komunitas Konservasi Indonesia Warung Informasi Konservasi (KKI Warsi) bekerja sama dengan National Committee of the Netherlands (IUCN), sebuah lembaga perserikatan dari Belanda yang bergerak di bidang konservasi dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.Cegah Kerusakan Hutan Dengan Memanfaatkan Teknologi
“KKI Warsi mulai menggunakan Guardian sejak tahun 2018. Alat ini membantu masyarakat di sekitar hutan nagari yang sudah melakukan praktik pengamanan dan perlindungan hutan sejak dahulu. Sejauh ini, terdapat 26 titik instalasi Guardian di area resmi pengawasan masyarakat seperti area hutan nagari Sumpur Kudus Sijunjung, Sumatera Barat,” kata Riche Rahma Dewita, Koordinator Program KKI-Warsi melalui keterangan, Rabu (22/12/2021).

Alat ini dipasang di puncak kanopi hutan atau dedaunan pohon-pohon tropis dengan ketinggian yang bisa mencapai 30 meter. Data suara yang tertangkap ini lalu dikirimkan melalui streaming ke server cloud untuk dianalisa menggunakan model AI pendeteksi suara, khususnya suara alat tebang pohon, kendaraan, suara manusia, dan bahkan tembakan.

“Ketika AI pendeteksi suara mengidentifikasi sebuah suara tertentu, maka tim KKI Warsi akan mengecek dan melakukan verifikasi suara. Jika terverifikasi sebagai kegiatan perusakan hutan, maka tim akan menghubungi Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) untuk melakukan patroli di tempat kejadian.

Related Article :

Kementerian perindustrian akselerasi transformasi industri 4.0 tingkatan daya saing industri nasional

 

Kementerian Perindustrian Akselerasi Transformasi Industri 4.0, Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional

Kementerian Perindustrian konsisten mengakselerasi transformasi industri  4.0 melalui terobosan untuk meningkatkan daya saing industri nasional dan membawa perekonomian Indonesia pada peringkat 10 besar ekonomi dunia pada tahun 2030.Kementerian Perindustrian Akselerasi Transformasi Industri 4.0

Melalui pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0), Kemenperin menyelenggarakan berbagai agenda transformasi industri 4.0, meliputi awareness Industri 4.0, asesmen INDI 4.0, pelatihan dan pendampingan industri 4.0, pelatihan dan pendampingan industri 4.0, dan e-smart IKM.Kementerian Perindustrian Akselerasi Transformasi Industri 4.0

“Hasil dari agenda transformasi tersebut, saat ini terdapat 76 perusahaan champions INDI 4.0, 13 perusahaan national lighthouse industri 4.0, dan dua perusahaan global lighthouse industri 4.0 di Indonesia sebagai referensi dan percontohan dalam melaksanakan journey transformasi industri 4.0,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Selasa.Kementerian Perindustrian Akselerasi Transformasi Industri 4.0

Menperin menyampaikan hal itu pada Grand Lauching PIDI 4.0 dan Kick Off Program Transformasi Industri 4.0 di Jakarta.Kementerian Perindustrian Akselerasi Transformasi Industri 4.0

Pelaksanaan transformasi industri 4.0 juga berkontribusi atas beberapa capaian, diantaranya penurunan konsumsi energi mencapai 4-40 persen, peningkatan produktivitas 5-22 persen, serta penurunan biaya produksi 3-78 persen.

Pemanfaatan transformasi itu juga menjadikan industri Indonesia menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 2,80 juta ton CO2 atau setara 102 persen dari target National Determined Contribution pada tahun 2022.

“Melihat manfaat penerapan transformasi industri 4.0, sudah waktunya industri yang belum menerapkan industri 4.0 mulai masuk (ke industri 4.0), karena transformasi ke industri 4.0 akan menambah daya saing dari produk-produknya, agar makin kompetitif di pasar dunia maupun pasar dalam negeri,” jelas Menperin.

Untuk mendorong perusahaan bertransformasi ke industri 4.0, Menperin menargetkan pada akhir 2024, setidaknya ada dua perusahaan di Indonesia yang mendapatkan status global lighthouseindustry 4.0 dari World Economic Forum, serta lima hingga enam perusahaan yang menjadi national lighthouse.

Related Article :

langkah – langkah mengatasi serangan ransomware

Langkah-langkah Mengatasi Serangan Ransomware

Teknologi pendeteksi serangan cyber tidaklah 100% efektif. Maka dari itu, yang perlu dilakukan adalah membuat strategi yang meliputi respon terhadap serangan yang berhasil terjangkit ransomware. Langkah ini dilakukan bukan karena Anda mengakui kekalahan, tetapi agar bisa melihat masalah secara pragmatis.Langkah-langkah Mengatasi Serangan Ransomware

Salah satu langkah yang dapat membantu membangun keamanan cyber pada bisnis, yakni dengan mengikuti pelatihan dari organisasi seperti Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST), dan Badan Keamanan Infrastruktur Cyber Security (CISA). Dari Agensi ini, Anda akan diberikan pengetahuan tentang bagaimana membuat kerangka kerja yang memungkinkan Anda untuk merancang dan merespon serangan seperti ransomware dengan cara yang terstruktur.Langkah-langkah Mengatasi Serangan Ransomware

Selain itu, layanan jasa ini dapat membantu dalam mengurangi seluruh risiko yang ada dan pemulihan yang lebih cepat apabila terjebak dalam serangan tersebut. Namun, tujuan akhir dari mengikuti kegitan  itu adalah untuk melatih pengetahuan Anda tentang keamanan data. Nantinya Anda akan lebih memahami Taktik, Teknik, dan Prosedur (TTP) yang dapat digunakan perusahaan Anda. Sehingga mampu memprediksi serangan yang terjadi pada perusahaan.Langkah-langkah Mengatasi Serangan Ransomware

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Serangan Ransomware?

Dengan mengikuti kegiatan ini, Anda akan mendapatkan pengetahuan  yang diperlukan untuk menyelidiki masalah tersebut. Bahkan, Anda akan dapat bernegosiasi dengan pelaku penyerang jika memang diperlukan ke depannya. Akan tetapi, secara umum Anda diharuskan melakukan langkah-langkah berikut ini apabila terjadi serangan ransomware.Langkah-langkah Mengatasi Serangan Ransomware

  • Segera hubungi tim support Anda, dan lakukan tindakan triase pada sistem yang terkena dampak untuk segera dapat dipulihkan
  • Tentukan sistem bagian mana saja yang terkena dampak dan segera lakukan isolasi
  • Jangan melakukan perubahan apapun pada sistem selama masa pemulihan, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan untuk mengumpulkan bukti adanya serangan nantinya
  • Catat integritas dari sistem cadangan yang ada untuk menentukan apakah data telah terpengaruhi karena serangan malware ataupun ransomware
  • Kemudian, beri tahu tim hukum Anda apa yang telah terjadi agar dapat segera dilakukan tindakan berikutnya jika diperlukan nantinya
  • Beritahu manajemen dan pemimpin senior melalui pembaruan rutin saat situasi sedang berkembang

Apakah Anda Harus Membayar Tebusan?

Saat terjadi serangan ransomware, Anda tidak harus bergegas membayar tebusan. Hal ini karena tidak adanya jaminan bahwa pelaku penyerangan mempunyai alat enskripsi yang masih berfungsi meskipun Anda telah membayar tebusan. Dengan membayar tebusan itu pula tidak menjamin Anda akan terbebas menjadi sasaran atau korban berikutnya.

Bahkan FBI mengatakan bahwa mereka tidak mendukung pembayaran uang tebusan atas serangan ransomware. Membayar uang tebusan tidak menjamin Anda atau perusahaan mendapatkan kembali data-data yang dicuri. Selain itu, hal ini dapat mendorong pelaku untuk membuat target mereka menjadi lebih banyak lagi dan mereka dapat menawarkan intensif pada orang lain untuk ikut terlibat membantu dalam kegiatan illegal semacamnya.

Karena pada kenyataannya, masih banyak organisasi atau perusahaan yang belum siap ketika menghadapi serangan seperti ransomware ini. Di mana pelaku penyerangan dapat mengubah sesuatu yang ‘tidak mungkin’ menjadi ‘mungkin’ saat cadangan disusupi oleh penjahat, dan berisiko hilangnya data penting perusahaan. Inilah kenapa ahli keamanan menekankan perlu adanya persiapan untuk menurunkan risiko korban harus membayar uang tebusan.

Siapa Saja yang Harus Diberitahu, Jika Terserang Ransomware?

Apabila Anda terkena serangan ransomware, maka segera laporankan hal ini ke penegak hukum. Karena kemungkinan bukan hanya satu orang saja yang menjadi korban, dan laporan yang dibuat itu bisa membantu pihak yang berwenang dalam menyusun kasus tersebut terhadap pelaku penyerangan.

Dengan menghubungi pihak berwenang juga dapat membantu mengumpulkan bukti untuk penyelidikan dan korban dapat mengklaim polis asuransi dunia maya. Adanya proses pemberitahuan ini juga dapat mempertahankan kepercayaan pelanggan kepada perusahaan Anda.

Dari langkah-langkah yang telah dijelaskan, sangat penting untuk menurunkan risiko apabila terjadi serangan ransomware. Selain itu, pemulihan yang cepat dan andal merupakan bagian integral dari keseluruhan proses respons insiden keamanan siber dan harus direncanakan dengan matang seperti arsitektur keamanan Anda yang lain. Oleh karena itu, dengan solusi pencadangan yang terjamin keamanannya dapat meminimalisir kehilangan data krusial perusahaan dan menjadi garis pertahanan terakhir untuk Anda.

Related Article :

widya robotic manfaatkan teknologi ai dalam mempermudah kinerja manusia dibidang manufaktur

 

Widya Robotics Manfaatkan Teknologi AI dalam Mempermudah Kinerja Manusia di Bidang Manufaktur

Teknologi kecerdasan buatan atau Aritificial Intelligence (AI) akan mempermudah pekerjaan manusia khususnya di bidang manufaktur.Widya Robotics Manfaatkan Teknologi AI

Hal ini disampaikan oleh Alwy Herfian Satriatama, CEO Widya Robotics, perusahaan teknologi yang bergerak di bidang Artificial Intelligence, Robotics, dan Automation asal Indonesia.Widya Robotics Manfaatkan Teknologi AI

Menurut Alwy manfaat implementasi AI di bidang manufaktur akan sangat terasa di peran manajemen quality control.Widya Robotics Manfaatkan Teknologi AI

“Mengacu pada prinsip yang berlaku umum, biaya kualitas sebaiknya kurang dari 2,5 persen. Hal tersebut berlaku untuk sektor manufaktur, otomotif, kosmetik, elektronik,” ujar Alwy dikutip dari Medcom.id, Selasa.Widya Robotics Manfaatkan Teknologi AI

“Apabila terjadi kesalahan atau ketidaktelitian dalam quality control, perusahaan tidak hanya akan mengalami kerugian material, akan tetapi juga kehilangan kepercayaan pelanggan,” jelasnya.

Belajar dari kasus manufaktur otomotif ternama Ford di tahun 2020. Perusahaan ini mengalami masalah dengan beberapa unit dari mobil listrik Mustang Mach-E yang terdeteksi memiliki cacat pada baut suspensi depan.

Ford harus menarik sekitar 4.500 unit mobil tersebut dari pasar dan melakukan perbaikan. Di Indonesia sendiri saat ini proses quality control sendiri masih sering dilakukan secara manual dengan mata.

Padahal penglihatan manusia sendiri memiliki batasan, terkadang bisa kelelahan bahkan inkonsistensi.

Widya Robotics menurut Alwy tengah mengembangkan teknologi AI dalam menganalisa data visual sebagai solusi quality control industri yang disebut sebagai Vision Intelligence.

“Vision Intelligence atau VI merupakan teknologi AI Engine yang dapat mengenali dan mengidentifikasi berbagai macam objek secara visual melalui kamera baik kamera CCTV, smartphone, dan berbagai jenis kamera lainnya,” jelasnya.

“Objek yang dapat dideteksi sendiri sangat beragam meliputi objek manusia, tumbuhan, mobil, motor, dan masih banyak lagi,” tambah Alwy.

Vision Intelligence dapat digunakan sebagai solusi pengecekkan cacat pada barang produksi sebelum nantinya dipasarkan. Teknologi AI ini dapat digunakan untuk memantau dan menganalisis kualitas produk secara otomatis hanya dengan melalui data gambar.

AI digunakan untuk memproses data dari pengawasan kualitas hingga penyediaan reporting dashboard yang dapat mempermudah pemilik usaha untuk mengolah data yang ada.

Konsep dasar dari adanya AI dengan kamera ini adalah AI dapat “melihat” defect atau cacat pada barang produksi. Didukung dengan data visual, solusi ini dapat bekerja layaknya tenaga ahli quality control, sehingga dapat memutuskan apakah produk tersebut memenuhi syarat atau tidak.

Tersedia sejumlah parameter khusus yang bisa dideteksi secara visual, contohnya pengecekan barang defect dan crack detection pada produksi barang tertentu.

Alwy menambahkan bahwa kini AI milik Widya Robotics ini sudah dapat mendeteksi minor crack halus pada suku cadang kendaraan.

Sektor usaha yang dapat menggunakan layanan produk AI sebagai solusi quality control ini sangat beragam, seperti sektor otomotif,  manufaktur, dan perkebunan.

“Masih banyak yang bisa dilakukan oleh teknologi kecerdasan ini untuk mendeteksi hal yang belum pernah di training oleh AI sebelumnya.

Related Article :

menhub minta sdm bidang perhubungan untuk perkuat kompetensi teknologi ai iot dan big data

Menhub Minta SDM Bidang Perhubungan untuk Perkuat Kompetensi Teknologi AI, IoT, dan Big Data

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta seluruh sumber daya manusia (SDM) di bidang perhubungan untuk selalu meningkatkan kompetensi mereka guna menjaga daya saing di masa depan.Menhub Minta SDM Bidang Perhubungan untuk Perkuat Kompetensi Teknologi AI

Salah satunya dilakukan dengan senantiasa melakukan penyesuaian diri terhadap perkembangan teknologi, termasuk di antaranya adalah menguasai teknologi internet of things (IoT), artificial intelligence (AI), big data, dan blockchain.Menhub Minta SDM Bidang Perhubungan untuk Perkuat Kompetensi Teknologi AI

“Kita harus realistis bahwa saat ini pelaut di Indonesia belum maksimal jiwa kompetitifnya, karena itu kepada semua direktur, kepala badan, kita harus bekerja keras, menempuh pola-pola pendidikan yang spartan, yang meningkatkan kompetensi dan menanamkan kreativitas,” kata Budi dalam prosesi wisuda 1.227 perwira transportasi kapal niaga di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (29/1/2023).

Budi pun berharap, peningkatan kualitas SDM di sektor transportasi terutama di bidang teknologi seperti penguasaan AI, IoT, dan big data bisa menjadikan Indonesia masuk dalam lima negara terbesar di dunia pada 2045.

Tidak hanya meningkatkan kemampuan dan pemahaman atas teknologi yang disebutkan, Budi juga berpesan agar para perwira yang telah lulus untuk mampu menjaga aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Pastikan kapal memenuhi aspek keamanan, kapal berfungsi dengan baik, serta nakhoda menjalankan kapal dengan selamat dan mampu memberikan layanan prima bagi masyarakat.

Related Article :

tingkatkan deteksi dan respon ancaman siber microsoft hadirkan platform keamanan terpadu berbasis cloud azure sentinel

 

Tingkatkan Deteksi dan Respon Ancaman Siber, Microsoft Hadirkan Platform Keamanan Terpadu Berbasis Cloud Azure Sentinel

Tantangan keamanan siber semakin meningkat dengan adanya munculnya serangan siber baru yang lebih canggih.Namun, para ahli keamanan siber juga terus berusaha untuk memperkuat sistem keamanan dan memperkenalkan teknologi baru untuk mengatasi ancaman tersebut.Tingkatkan Deteksi dan Respon Ancaman Siber

Perusahaan raksasa Microsoft meluncurkan platform keamanan terpadu berbasis cloud Azure Sentinel yang dapat memantau ancaman siber dan memberikan respons yang cepat.Tingkatkan Deteksi dan Respon Ancaman Siber

Microsoft Azure Sentinel dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan. Azure Sentinel membantu perusahaan meningkatkan kemampuan deteksi dan respons terhadap ancaman keamanan yang terus berkembang.Tingkatkan Deteksi dan Respon Ancaman Siber

Salah satu keunggulan Azure Sentinel adalah kemampuan untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data dari berbagai sumber, termasuk sistem on-premise dan cloud.Tingkatkan Deteksi dan Respon Ancaman Siber

Dengan kemampuan ini, perusahaan dapat memantau dan menganalisis data keamanan secara real-time, sehingga memudahkan untuk mendeteksi ancaman sejak dini dan merespons dengan cepat.

Azure Sentinel juga dilengkapi dengan teknologi machine learning dan analisis perilaku untuk membantu mengidentifikasi ancaman yang tidak biasa dan mengurangi false positives.

Selain itu, Azure Sentinel memiliki kemampuan untuk mengotomatisasi tugas-tugas seperti pengumpulan data, analisis log, dan pemecahan masalah, sehingga menghemat waktu dan tenaga.

Platform keamanan ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung seperti dashboard interaktif, laporan keamanan, dan integrasi dengan berbagai layanan keamanan Microsoft seperti Microsoft Defender Advanced Threat Protection dan Microsoft Cloud App Security.

Selain itu, Azure Sentinel juga memiliki fleksibilitas untuk berintegrasi dengan solusi keamanan pihak ketiga, sehingga perusahaan dapat memilih solusi keamanan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan fitur-fitur unggulannya, Azure Sentinel telah menjadi pilihan utama bagi banyak perusahaan dalam meningkatkan keamanan dan privasi data mereka.

Platform keamanan terpadu ini tidak hanya membantu dalam mendeteksi ancaman, tetapi juga membantu perusahaan untuk merespons dengan cepat dan mengurangi risiko keamanan secara signifikan.

Related Article :

apa saja keunggulan private cloud

Apa Saja Keunggulan Private Cloud?

Jika Anda ingin menggunakan cloud untuk mengatasi persoalan dalam mengamankan data penting perusahaan hingga membutuhkan keamanan tingkat tinggi, maka private cloud adalah pilihan yang tepat. Seperti yang kita ketahui bahwa cloud computing memiliki tiga jenis, yaitu private cloud, public cloud, dan hybrid cloud.Apa Saja Keunggulan Private Cloud?

Private Cloud sendiri merupakan salah satu jenis layanan cloud computing yang memiliki kelebihan serupa dengan public cloud, mulai dari tingkat keamanan data sampai dalam hal skalabilitas yang bisa disesuaikan, namun layanan ini menawarkan infrastruktur yang bersifat pribadi. Tidak seperti public cloud yang menawarkan layanan ke banyak pengguna pada satu infrastruktur cloud.Apa Saja Keunggulan Private Cloud?

Walaupun private cloud hanya untuk satu pengguna atau organisasi saja, private cloud punya kemampuan untuk mengkonfigurasi lingkungan cloud dan mengelolanya sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat menerapkan private cloud pada perusahaan Anda, diantaranya:Apa Saja Keunggulan Private Cloud?

  • Melakukan Backup dan Disaster Recovery, hal ini berguna untuk meminimalisir risiko downtime dan kehilangan data kapanpun hal itu terjadi. Anda dapat melakukan kebijakan backup perusahaan mulai dari data-data rahasia, berapa lama dan besar yang akan disimpan, rencana pemulihan bencana serta beberapa hal penting yang dibutuhkan di private cloud. Hal ini penting untuk menjaga perusahaan dalam posisi yang aman dari kegagalan operasional jika sesuatu yang buruk terjadi.Apa Saja Keunggulan Private Cloud?
  • Persiapkan Manajemen Keamanan, di mana hal ini sangat penting untuk dilakukan jika Anda ingin menggunakan private cloud pada bisnis. Karena saat Anda mempersiapkan manajemen keamanan untuk private cloud dengan baik, maka perusahaan Anda telah siap pula menghadapi ancaman terburuk secara benar ke depannya.
  • Penentuan Biaya, menjadi bagian yang perlu diperhatikan ketika menerapkan private cloud, di mana penentuan biaya dan pelaporan dapat memungkinkan Anda memahami anggaran cloud perusahaan seperti apa. Tentunya dengan prosedur pemantauan hingga pemeliharaan private cloud yang tepat agar Anda dapat beradaptasi dengan risiko limbah cloud yang ada di perusahaan.

Keunggulan Menggunakan Private Cloud

Setelah Anda mengetahui apa saja yang perlu dilakukan ketika menggunakan private cloud dalam membantu pertumbuhan bisnis Anda, maka Anda perlu mengetahui apa saja keunggulan dari penggunaan private cloud seperti berikut:

  1. Keamanan yang Ketat

Penerapan private cloud akan mampu memberikan keamanan yang ketat di perusahaan Anda. Hal ini agar data sensitif yang disimpan di cloud tidak mudah untuk diakses oleh orang lain. Dengan private cloud, Anda dapat mengelola dan memiliki data-data, sekalipun menggunakan data center dari pihak ketiga Anda akan tetap mengetahui keberadaan pasti data ada di mana saja.

  1. Kemudahan dan Kepatuhan akan Kontrol

Di mana pada umumnya private cloud berlokasi di data center penyedia layanan cloud, hal ini memberi kemudahan Anda dalam mengaksesnya ketika sedang dibutuhkan. Dan dengan menggunakan private cloud, Anda memiliki kendali lebih besar atas infrastruktur. Sehingga perusahaan Anda bisa membangun platform yang patuh dengan hukum dan regulasi industri.

  1. Kemampuan Kustomisasi

Kelebihan lain dari private cloud adalah kemampuan kustomisasi, di mana Anda dapat mengkonfigurasi platform yang terbaik sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, private cloud dapat beradaptasi dengan perusahaan pada berbagai faktor seperti ukuran, tujuan, industri, serta faktor lainnya.

  1. Integrasi Hybrid

Saat aplikasi membutuhkan sumber daya cloud tambahan, private cloud dapat menjadi public cloud. Ini dikarenakan hibridisasi yang dapat memperluas sumber daya cloud ketika pengguna membutuhkannya. Dengan begitu, Anda dapat mempertahankan waktu operasional dan menghemat biaya karena tidak perlu memasang server fisik tambahan.

Related Article :

ifg life manfaatkan layanan aws cloud untuk membangun sistem infrastruktur teknologi informasi

IFG Life Manfaatkan Layanan AWS Cloud untuk Membangun Sistem Infrastruktur Teknologi Informasi

PT Asuransi Jiwa IFG Life terus memperkuat sistem infrastruktur teknologi informasi (TI) dan peningkatan layanan digital dalam mendorong pertumbuhan bisnisnya ke depan. Namun, penguatan itu dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek efisiensi biaya. IFG Life Manfaatkan Layanan AWS Cloud 

Untuk membangun sistem infrastruktur TI diperlukan investasi yang sangat besar. Itu sebabnya, IFG Life memilih untuk menggunakan layanan cloud sebagai langkah untuk mengefisienkan biaya sehingga tak perlu mengeluarkan investasi besar. IFG Life Manfaatkan Layanan AWS Cloud 

Untuk mengadopsi layanan cloud, IFG bekerjasama dengan Amazon Web Services (AWS). Direktur Operasional dan Teknologi Informasi IFG Life, Iskak Hendrawan, mengatakan IFG Life meninggalkan sistem on-premise dan beralih ke cloud sebagai upaya menghadapi persaingan yang semakin ketat dan ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi.IFG Life Manfaatkan Layanan AWS Cloud 
 
“Kebutuhan konsumen akan pengalaman yang lebih baik dan proses yang lebih efisien semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan ekspektasi yang semakin tinggi. Oleh karena itu, IFG Life perlu melakukan inovasi dan modernisasi TI untuk tetap relevan dan bersaing di pasar,” ungkap Iskak saat ditemui di Indonesia Industry Solution Day 2023 dikutip dari Kontan.co.id, Senin (13/3).IFG Life Manfaatkan Layanan AWS Cloud 

Iskak menjelaskan, IFG sudah bekerjasama dengan AWS sejak pertengahan 2022. Lewat kerjasama itu, perseroan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, mengakses berbagai layanan dan alat teknologi yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, seperti server, penyimpanan, dan database.

Dengan layanan cloud ini maka belanja modal atau capex IFG tak perlu besar. Untuk biaya sistem infrastruktur IT akan masuk sebagai biaya operasional (opesx). “Dengan berubah jadi opex maka cost saving yang kami lakukan tahun lalu hampir 50% dari budget TI jika harus bangun sendiri.” jelas Iskak.

Adapun capex selanjutnya akan difokuskan IFG melakukan digitalisasi layanan. Sejak Oktober 2022, perusahaan ini sudah melakukan digitalisasi untuk nasabah ritel dengan meluncurkan aplikasi Life by IFG bersamaan dengan dirilisnya produk pertama mereka yakni asuransi kecelakaan Life Saver. IFG Life juga sudah melakukan digitalisasi pada nasabah korporasi leat aplikasi Life Space.

Seiring dengan digitalisasi yang dilakukan, IFG Life juga akan gencar merilis produk baru tahun. Rencananya akan peluncuran produk tahun ini yang akan dimulai pada April mendatang dengan produk asuransi jiwa. Hingga saat ini jumlah polis untuk produk pertamanya sudah mencapai 6.000.

Sebagai perusahaan yang terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, migrasi ke cloud menjadi hal yang sangat penting bagi IFG Life. Untuk itu, IFG Life selalu memperhatikan beberapa faktor kunci yang sangat penting sebelum melakukan migrasi ke cloud yakni keamanan, ketersediaan yang tinggi agar menjadi sistem bisa online 24 jam, Skalabilitas atau kemampuan untuk mengatur kapasitas sistem dengan cepat dan mudah, serta biaya.

“Biaya juga menjadi faktor penting dalam migrasi ke cloud. AWS menawarkan model biaya yang sangat fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan kami, sehingga kami dapat mengontrol biaya secara efekti,” tambah Iskak.

Iskak mengungkapkan sejumlah solusi dan layanan AWS yang digunakan IFG Life antara lain Amazon Elastic Compute Cloud (EC2), Amazon Simple Storage Service, Amazon Elastic Kubernetes Service (EKS), dan Amazon Relational Database Service (RDS).

Di ajang Indonesia Industry Solution Day 2023, AWS fokus menampilkan beragam solusi dan layana IT Cloud yang dapat membantu bisnis  untuk berinovasi dan lebih efisien di empat sektor yakni jasa keuangan, layanan kesehatan, media dan hiburan, serta manufaktur dan ritel,

Di sektor industru media dan hiburan, perusahaan ini memberikan solusi untuk membantu pelanggan bertransformasi dari sisi produksi konten, rantai dan arsip pasokan media, siaran, D2C & Streaming, serta ilmu data dan analitik.

Shweta Jain, AWS APAC Head of Business Development, Media and Entertainment mengatakan, AWS telah 15 tahun mendukung transformasi untuk pelanggan terkemuka dari industri media dan hiburan.

“Untuk membantu para pelaku industri menyajikan konten video interaktif dan menarik dengan latensi yang lebih rendah, AWS telah menghadirkan Points of Presence (PoPs) Amazon Interactive Video Service di Jakarta. Ini adalah layanan terkelola penuh yang memudahkan penyiapan streaming video langsung dan interaktif pada aplikasi hanya dalam beberapa menit,” kata Shweta.

PoP Amazon IVS memungkinkan pengguna akhir menikmati keuntungan dari latensi yang bisa ditekan hingga kurang dari tiga detik dengan menghasilkan konten video yang mulus, lebih menarik, dan mencegah timbulnya spoiler untuk pemirsa dengan kecepatan jaringan yang berbeda.

Related Article :

mahasiswa its manfaatkan teknologi internet of things dalam merancang bendungan hemat biaya