Mengapa Kualitas Hidup Orang Indonesia Terancam Turun di Masa Depan?

Kualitas hidup masyarakat Indonesia terpengaruh dampak pandemi Covid-19. Ini terlihat dari tingkat harapan hidup yang pertumbuhannya melambat. Salah satu penyebabnya tingkat pendapatan masyarakat yang turun akibat kemerosotan ekonomi. Situasi ini dapat menimbulkan risiko jangka panjang.Mengapa Kualitas Hidup Orang Indonesia
Dengan kesejahteraan yang menurun, pandemi diperkirakan memiliki dampak tidak langsung yang bersifat jangka panjang terhadap harapan hidup. John Gibson dan Susan Olivia, peneliti dari Universitas Waikato di Selandia Baru, memperkirakan umur harapan hidup Indonesia akan 1,7 tahun lebih pendek dari yang seharusnya dalam jangka panjang. Mengapa Kualitas Hidup Orang Indonesia
Ini berkaitan dengan pendapatan riil di masa depan yang diproyeksikan lebih rendah dari seharusnya. Saat menyusun penelitian tersebut pada 2020, Gibson dan Olivia mengasumsikan Indonesia akan mencatat kontraksi 4% dalam produk domestik brutonya (PDB) pada tahun pertama pandemi. Kontraksi ini kira-kira dua kali lebih dalam dari kontraksi aktual. Mengapa Kualitas Hidup Orang Indonesia
Gibson dan Olivia menambahkan, potensi dampak tersebut juga disebabkan adanya gangguan terhadap program imunisasi. Kegagalan memberikan imunisasi kepada anak-anak tepat waktu, ditambah gizi yang buruk, bisa menghambat pertumbuhan mereka. Sementara itu, tubuh anak yang kerdil berkaitan dengan pendapatan yang lebih rendah saat mereka dewasa. BPS melaporkan bahwa kira-kira 9,38% dari anak-anak berusia kurang dari dua tahun menunda pemberian imunisasi pada 2021. Kemudian 9,06% tidak diberikan imunisasi sama sekali. Di sisi lain, kira-kira tujuh dari 10 anak-anak dalam kelompok umur ini memilih pemberian imunisasi sesuai jadwal. Sisanya sudah menerima imunisasi lengkap.Mengapa Kualitas Hidup Orang Indonesia

Usia harapan hidup adalah rata-rata jumlah tahun yang seseorang jalani sejak lahir. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata harapan hidup manusia Indonesia mencapai 71,6 tahun pada 2021. Rentangnya lebih panjang kira-kira 36 hari dari tahun sebelumnya. Perempuan memiliki umur harapan hidup 73,6 tahun pada 2021, atau 3,9 tahun lebih lama daripada laki-laki. Rentang usia hidup tersebut, baik perempuan maupun laki-laki, mengalami peningkatan. Namun lajunya cenderung mengalami perlambatan, meskipun tren perlambatan ini sudah terlihat sebelum pandemi. Laju peningkatan pada 2021 ini tercatat paling lambat setidaknya sejak 2011.

“Memasuki tahun kedua pandemi, harapan hidup saat lahir masih belum pulih dari tekanan pandemi,” tulis BPS dalam laporan yang dirilis pada bulan Mei. “Hal ini terlihat dari capaiannya yang terus meningkat tapi pertumbuhannya melambat, bahkan lebih lambat jika dibandingkan tahun pertama pandemi.” Salah satu faktor yang memberikan tekanan terhadap angka harapan hidup adalah turunnya tingkat kesejahteraan masyarakat.

Pandemi menyebabkan tingkat pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan turun 2,53% ke Rp11,1 juta pada 2020 dari tahun sebelumnya. Umur harapan hidup biasanya bergerak bersama pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan. Antara 2010 dan 2021, umur harapan hidup kira-kira meningkat 1,38% untuk setiap 10% pertumbuhan pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan. Semua kabupaten dan kota di Indonesia mencatat harapan hidup yang membaik antara 2010 dan 2021. Ini seiring dengan meningkatnya kesejahteraan materi sekaligus menandai progres dalam pembangunan manusia.

BPS mencatat, sebagian besar dari anak-anak berusia antara 0 dan 23 bulan menunda atau tidak diberikan imunisasi karena khawatir terpapar Covid-19. Kira-kira 17,14% dari mereka menunda atau tidak diberikan imunisasi karena fasilitas kesehatan tidak beroperasi selama pandemi. Pemerintah bertanggung jawab atas imunisasi dasar untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun dan imunisasi lanjutan untuk anak-anak berusia kurang dari 2 tahun. Imunisasi dasar mencakup imunisasi untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC), hepatitis B, poliomyelitis, difteri, pertusis, tetanus dan campak.

Related Article :

4 Bentuk Keberagaman di Indonesia, Suku hingga Antar Golongan

Keberagaman di Indonesia
1. Keberagaman Suku

Suku bangsa atau yang sering disebut etnik dapat diartikan sebagai pengelompokan atau penggolongan orang-orang yang memiliki satu keturunan. Pengelompokan tersebut ditandai dengan kesamaan budaya, bahasa, agama, hingga perilaku.4 Bentuk Keberagaman di Indonesia

2. Keberagaman Agama

Sila pertama Pancasila, “Ketuhanan Yang Maha Esa”, merupakan salah satu tanda bahwa Indonesia adalah negara yang religius. Setiap warga negara berhak dan bebas menentukan agama yang akan dianutnya. Kebebasan beragama dijamin dalam UUD 1945 Pasal 29.4 Bentuk Keberagaman di Indonesia

Terdapat 6 agama yang diakui oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Antara lain Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Dilansir dari Portal Informasi Indonesia, agama Islam memiliki penganut terbesar sekitar 87,2%, kemudian disusul Kristen Protestan sebesar 6,9%.4 Bentuk Keberagaman di Indonesia

3. Keberagaman Ras

Ras adalah klasifikasi manusia berdasarkan ciri-ciri fisik (fenotipe) dan asal usul geografisnya. Keberagaman ras di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kedatangan bangsa asing, sejarah penyebaran ras dunia, dan kondisi geografis Indonesia.4 Bentuk Keberagaman di Indonesia

Indonesia sendiri memiliki beberapa jenis ras. Antara lain Ras Malayan-Mongoloid yang mendiami wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, dan Sulawesi, dan Ras Melanesoid mendiami wilayah Papua, Maluku, dan juga Nusa Tenggara Timur.

Selain kedua ras di atas, terdapat Ras Asiatic Mongoloid yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, Seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea, serta Ras Kaukasoid, yaitu orang-orang India, Timur-Tengah, Australia, Eropa, dan Amerika.
4. Keberagaman Antar Golongan

Indonesia adalah masyarakat multikultural. Keberagaman golongan dapat terjadi akibat hierarki lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam serta anggota golongan setara dan tidak ada hierarki.

Golongan hierarki atau golongan yang terbentuk secara vertikal meliputi status sosial, pendidikan, jabatan, dan lain sebagainya. Sedangkan golongan setara meliputi agama, idealisme, adat istiadat, dan sebagainya.

Related Article :

Dorong Percepatan Transformasi Smart City, TigerGraph Jalin Kolaborasi dengan ITB

Platform penyedia analisis grafik asal Amerika Serikat (AS), TigerGraph jalin kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memberikan kontribusi dalam mempercepat pengembangan serta transformasi smart city di Indonesia. Kolaborasi ini pun ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman pada 23 Juni 2022.Dorong Percepatan Transformasi Smart City

Pada keterangan tertulis, kolaborasi keduanya akan dilakukan melalui proyek penelitian bersama dengan sistem pintar, serta aktivitas pengaktifan industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dilakukan melalui sejumlah program Smart City and Community Innovation Center (SCCIC), seperti Integrated Smart System Platform (ISSP), Video Analytics with AI (VIANA) dan Smart City Living Lab (SCLL).Dorong Percepatan Transformasi Smart City

Selain itu, TigerGraph dan ITB juga berkomitmen untuk berpartisipasi dalam kegiatan berbagi pengetahuan, seperti workshop dan seminar yang saling menguntungkan. Hal ini untuk semakin mendorong pengembangan smart city di Indonesia.Dorong Percepatan Transformasi Smart City

Penerapan teknologi AI dan machine learning (ML) pada TigerGraph sendiri memiliki peran penting untuk mengotomatisasi dan memajukan program utama perencanaan kota, serta kegiatan operasional.Dorong Percepatan Transformasi Smart City

Upaya ini pun sejalan dengan rencana berkelanjutan Indonesia untuk mengatasi masalah urbanisasi, dan menciptakan 100 kota cerdas pada tahun 2045 mendatang. Hal ini dilakukan di bawah Gerakan Menuju Kota Cerdas yang diluncurkan pertama kali pada 2017.

Managing Director PT TigerGraph Software Indonesia, Herfini Haryono mengatakan bahwa pihaknya melihat akademisi serta penelitian sebagai landasan untuk menciptakan inovasi dan perubahan berkelanjutan. Terutama dengan graph analytics sebagai bidang baru yang mendukung berbagai aplikasi AI dan ML.

Herfini menjelaskan, bahwa dalam konteks perencanaan kota, kemampuan analitik grafis, serta AI dan ML, memungkinkan pengenalan pola otomatis dan deteksi anomali pada faktor perkotaan utama seperti pertumbuhan populasi dan kelangkaan lahan, membantu mengoptimalkan alokasi aset dan sumber daya untuk dapat mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Kami ingin memberdayakan para insinyur dan mahasiswa ITB untuk membuka potensi mereka dengan memanfaatkan teknologi dan menciptakan solusi lokal, yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perkotaan di kota-kota di Indonesia, termasuk di tingkat provinsi,” jelas Herfini dalam keterangan resminya, melansir dari Beritasatu.com, Senin (27/6/2022).

Sementara Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. I Gede Wenten, M.Sc., Ph.D, menyampaikan, pemilihan ITB sebagai mitra utama TigerGraph di sektor akademik Indonesia merupakan tonggak utama untuk mendukung pekerjaan yang dilakukan di SCCIC.

Prof. Wenten juga menuturkan bahwa Bandung sebagai salah satu kota pertama yang memulai pembangunan kota cerdas, disertai dengan pengalaman ITB yang menunjukkan bahwa kolaborasi merupakan kunci untuk mempercepat proses konsep smart city dan implementasinya.

“Saya yakin bahwa upaya ini akan menghasilkan dampak baik yang dirancang untuk membantu transformasi kota-kota di Indonesia menjadi komunitas yang lebih cerdas, lebih aman, dan lebih sehat bagi masyarakat kita,” kata Prof. Wenten.

Melalui kolaborasi ini, TigerGraph akan menawarkan pelatihan serta sertifikasi database grafik alami yang terdistribusi bagi pada insinyur dan tim akademik ITB. Selain itu, juga bersama-sama mengenbangkan praktik industri yang terbaik, terkait use case di Indonesia dalam hal pembangunan smart city dan pengembangan ekosistem.

Kolaborasi dengan TigerGraph juga akan membekali mahasiswa dan peneliti ITB dengan pengetahuan serta pelatihan terkini yang relevan dengan industri dalam teknologi grafik. Upaya ini pun akan membantu untuk menumbuhkan bakat serta keahlian yang dibutuhkan dalam mengkatalisasi tujuan transformasi smart city bagi bangsa.

Related Article :

pt mining industry indonesia lakukan uji coba teknologi ai dan ml untuk optimilasi eksplorasi mineral

PT Mining Industry Indonesia Lakukan Uji Coba Teknologi AI dan ML untuk Optimalisasi Eksplorasi Mineral

Perusahaan pertambangan PT Mining Industry Indonesia (MIND ID) melakukan uji coba penggunaan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan machine learning (ML) untuk mengoptimalisasi kegiatan eksplorasi mineral.PT Mining Industry Indonesia Lakukan

Solusi bernama Geologging ini sendiri merupakan sebuah aplikasi digital yang dikembangkan oleh Safepedia, dan akan digunakan oleh seluruh anggota MIND ID yang terdiri atas PT Aneka Tambang (Antam), PT Bukit Asam, PT Freeport Indonesia, PT Inalum, serta PT Timah.PT Mining Industry Indonesia Lakukan

DIrektur Utama MIND ID Hendri Prio Santoso mengatakan, dirinya berharap penerapan teknologi AI dan ML bagi anggota MIND ID ini dapat meningkatkan efektivitas eksplorasi mineral mereka. Perusahaan pun terus mendorong inovasi di semua kegiatan operasional untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya dan cadangan mineral.PT Mining Industry Indonesia Lakukan

“Perusahaan terus mendorong lahirnya ide dan inovasi yang membuat proses bisnis industri tambang menjadi lebih efisien, efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” tutur Hendi dalam siaran pers, Selasa (28/6/2022).PT Mining Industry Indonesia Lakukan

Geologging sendiri memiliki beberapa fitur, yaitu safety inspection, serta proses pengeboran dan foto core yang dilengkapi dengan teknologi AI. MIND ID berharap aplikasi Geologging dapat menjawab permasalahan terkait efisiensi serta optimalisasi aktivitas eksplorasi mineral oleh anggota MIND ID.

Uji coba Geologging sendiri dilakukan pada kegiatan eksplorasi Antam pada unit bisnis pertambangan emas di Jawa Barat. Aplikasi ini kemudian dapat mempercepat serta mengkalkulasi sampe batuan hasil pemboran (core), seperti Rock Quality Designation (RQD) dan Core Recovery.

Hendi menjelaskan, bahwa implementasi uji coba program yang dilakukan di wilayah operasi Antam berfokus pada tiga hal. Pertama, adalah penyesuaian field dalam aplikasi Geologging sesuai dengan kebutuhan petugas di lapangan. Kedua, adalah kolaborasi fitur AI pada Geologging dengan aplikasi digital logging milik Antam. Rinda Emas. ketiga, adalah uji coba yang dilakukan secara langsung.

Trial and error diperlukan, mengingat penggunaan AI pada Core Logging atau di proses bisnis eksplorasi masih sangat minim,” tambah Hendi.

Aplikasi Rinda Emas milik Antam sendiri dikembangkan dengan latar belakang adanya risiko kesalahan pencatatan data, minimnya teknologi untuk mendukung efisiensi di dunia eksplorasi, serta kurangnya optimalisasi dalam pengambilan data saat kegiatan eksplorasi secara digital.

Kolaborasi antara Rinda Emas dan Geologging pun diharapkan dapat meminimalisir kesalahan pencatatan data, meningkatkan efisiensi dengan mempersingkat proses pengumpulan data, serta meningkatkan kualitas dan standarisasi data geologi dan aktivitas pengeboran.

“Kolaborasi Rinda Emas dan Geologging diharapkan akan membantu efisiensi dan efektivitas kegiatan eksplorasi Antam,” pungkas Hendi.

Related Article :

pln jalin kerja sama dengan bssn dalam meningkatkan pelayanan ketenagalistrikan yang semakin aman

PLN Jalin Kerja Sama dengan BSSN dalam Meningkatkan Pelayanan Ketenagalistrikan yang Semakin Aman

PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tentang perlindungan informasi dan transaksi elektronik. Melalui kerja sama ini, PLN semakin optimistis dapat menghadirkan pelayanan ketenagalistrikan yang semakin andal dan aman.PLN Jalin Kerja Sama

Nota kesepahaman ditandatangani Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (28/6). Turut hadir dalam acara ini Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Sinthya Roesly, serta Deputi Bidang Strategi dan Kebijakan Keamanan Siber dan Sandi Irjen Pol Dono Indarto.PLN Jalin Kerja Sama

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebutkan kolaborasi antara PLN dengan BSSN sudah berjalan secara intensif selama 3 tahun. Bahkan, BSSN dari awal perencanaan dan pembangunan digitalisasi yang dijalankan PLN, hingga operasional transformasi digital PLN adalah tim yang sudah terintegrasi.PLN Jalin Kerja Sama

“Dalam proses perkembangan zaman, PLN menghadapi tantangan luar biasa. Untuk itu atas dukungan BSSN, PLN melakukan digitalisasi secara holistik. Baik itu pembangkit, command center, transmisi, distribusi, smart meter, hingga pelayanan pelanggan,” ujar Darmawan melansir dari Antaranews.com.PLN Jalin Kerja Sama

Dengan penguatan kerja sama melalui MoU ini, Darmawan berharap sistem ketenagalistrikan yang berbasis pada digital yang tengah dikembangkan PLN dapat menjadi sistem yang sangat kokoh. Terlebih karena sistem ini menjadi bagian penting dari ketahanan energi nasional.

Lebih jauh Darmawan bercerita, dulu PLN tidak pegang data pelanggan, sementara sekarang PLN adalah pusat data pelanggan. Begitu juga dengan pelayanan PLN yang dulu masih manual, sekarang seluruh layanan telah dilayani secara digital. Namun, digitalisasi ini memiliki potensi risiko keamanan siber.

Kepala BSSN Hinsa Siburian menyampaikan, BSSN sesuai dengan tugas pokoknya berkomitmen untuk memberikan perlindungan terhadap infrastruktur informasi vital nasional, salah satunya adalah PLN. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2022 tentang Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital yang diterbitkan pada Mei 2022.

“PLN yang sebelumnya adalah bagian dari Objek Vital Nasional, karena menggunakan jaringan internet, kini sudah masuk ke dalam infrastruktur informasi vital nasional,” ujar dia lagi.

Hinsa pun menyebutkan, ancaman di ruang siber itu dari tren global ada 3 kategori ancaman, yaitu kontrol informasi, spionase pencurian data, dan sabotase. Dengan kontribusi sektor ekonomi digital yang besar, BSSN harus mewaspadai berbagai ancaman yang muncul.

Maka dari itu, BSSN berharap PLN sebagai BUMN yang sangat penting bagi kemakmuran rakyat dapat membangun keamanan siber yang mumpuni. Tak hanya dari sisi proses maupun teknologi, BSSN yang sudah memiliki pusat pengembangan SDM, dan Politeknik Siber dan Sandi, siap bekerja sama untuk meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia PLN.

Related Article :

dukung pertanian modern dilingkungan pesantren pln jatim manfaatkan teknologi internet of things

 

Dukung Pertanian Modern di Lingkungan Pesantren, PLN Jatim Manfaatkan Teknologi Internet of Things

PT PLN (persero) melalui lembaga binaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Buana Lestari, mengembangkan pertanian modern yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren. Dukung Pertanian Modern di Lingkungan

Pengelola Edukasi Tani P4S Buana Lestari Desa Betet, Kabupaten Nganjuk, Achmad Saikhu mengatakan, pertanian modern cocok digalakkan pada pesantren dengan keterbatasan lahan dan kemudahan dalam mengimplementasikan kepada para santri.Dukung Pertanian Modern di Lingkungan

Dikatakannya, era saat ini, pertanian modern menjadi tren baru yang diminati. Melalui pemanfaatan teknologi, metode pertanian menjadi lebih mudah dan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan pertanian biasa.“Ketika santri kembali ke masyarakat, ada kemampuan dasar berkebun dan pertanian yang dapat diimplementasikan di kampung halaman,” kata Achmad Saikhu dalam keterangan tertulis yang dikutip melalui kominfo.jatimprov.go.id, Senin (6/6/2022).Dukung Pertanian Modern di Lingkungan

Tenaga listrik menjadi salah satu pendorong terciptanya ekosistem pertanian modern. Melalui Edukasi Tani Listrik Terpadu yang dikelola langsung P4S Buana Lestari, PLN Peduli berupaya untuk menyebarkan pengetahuan terkait pemanfaatan tenaga listirk yang optimal pada pertanian modern.Dukung Pertanian Modern di Lingkungan

Diawali dengan pembangunan green house yang dilengkapi dengan sinar UV untuk mendukung produktivitas tanaman, pada tahun 2022 lokasi edukasi tani listrik terpadu mulai mengembangkan pemanfaatan Internet of Things dalam memudahkan pemeliharaan tanaman.

Pengajaran yang dilakukan pada Training on Trainer Pesantrenpreneur ini merupakan langkah pembekalan bagi guru pesantren agar mampu membekali para santri dengan kemampuan tambahan yang berguna bagi masyarakat.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Timur, Hamzah menuturkan, PLN berharap listrik yang disalurkan memberi manfaat bagi masyarakat ke depan. “Pemanfaatan listrik pada pertanian ini menunjukkan bagaimana peran listrik dalam meningkatkan produktivitas masyarakat,” jelasnya.

Related Article :

biznet gio hadirkan server dengan gpu pertama di indonesia untuk dukungan ai

Biznet Gio Hadirkan Server dengan GPU Pertama di Indonesia untuk Dukung AI

Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan machine learning (ML), saat ini memiliki semakin banyak inovasi. Hal ini didukung pula dengan pertumbuhan masif perusahaan teknologi yang mendorong penerapan AI dan ML untuk otomatisasi proses bisnis, guna meningkatkan kinerja produk dan layanan.Biznet Gio Hadirkan Server

Penggunaan AI dan ML di Indonesia sendiri sudah banyak diterapkan untuk fitur deteksi wajah, auto-correct keyboard, rekomendasi mesin pencarian, hingga iklan yang menyesuaikan dengan kebiasaan pengguna. Keunggulan AI dan ML pun banyak dimanfaatkan untuk keperluan layanan umum seperti PeduliLindungi, hingga presensi perusahaan.Biznet Gio Hadirkan Server

Maka untuk mendukung inovasi AI dan ML yang semakin maju ini, Biznet Gio pun menghadirkan layanan bare metal server as a service, yakni NEO Metal yang memiliki pilihan spesifikasi lengkap, mulai dari CPU core dan RAM dedicated hingga pilihan GPU NVIDIA T4.Biznet Gio Hadirkan Server

Layanan bare metal server dengan NVIDIA T4 sendiri merupakan layanan pertama di Indonesia yang menghadirkan graphic processing unit (GPU) dengan arsitektur Tesla yang mampu memproses serta mendukung kebutuhan komputasi AI serta ML.Biznet Gio Hadirkan Server

GPU NVIDIA T4 dari Biznet Gio ini juga merupakan akselerator untuk deep learning universal yang ideal untuk mendukung server bare metal, yang didukung pula dengan NVIDIA Turing™ Tensor Cores.

NVIDIA T4 juga memiliki performa sangat tinggi untuk dapat mempercepat deep learning, transcoding video, serta desktop virtual. Selain itu, T4 sebagai bagian dari NVIDIA AI Platform juga mendukung semua framework AI dan mampu memberikan performa serta efisiensi untuk dapat memaksimalkan kemampuan dari AI.

Berbagai keunggulan yang ada pada GPU Biznet Gio ini pun dapat dicoba langsung pada layanan NEO Metal, dengan komputasi yang didedikasikan untuk menjamin privasi serta performa maksimal tanpa mengganggu ‘aktivitas tetangga’ yang mungkin timbul, apabila menggunakan layanan komputasi shared pada server virtual.

Layanan NEO Metal dari Biznet Gio sendiri hadir untuk dapat memenuhi kebutuhan teknologi AI dan ML pada sektor industri, dengan menggunakan infrastruktur teknologi yang mumpuni dan memiliki inovasi. Informasi lengkap mengenai layanan ini dapat anda akses di https://biznetgio.com/product/neo-metal/.

Related Article :

multipolar technology tawarkan platform cortex xdr berbasis machine learning

Multipolar Technology Tawarkan Platform Cortex XDR Berbasis Machine Learning

Lalu lintas internet global yang didorong oleh digitalisasi di berbagai sektor terus meningkat pesat setiap tahunnya. World Bank bahkan mencatat lalu lintas internet tahun ini telah meningkat 50% dibanding pada 2020 menjadi 4,8 zettabyte. Jika disimpan di dalam DVD, panjang tumpukannya setara dengan enam kali keliling Bumi.Multipolar Technology Tawarkan Platform

Di sisi lain, semakin canggih teknologi perusahaan semakin canggih pula cara penjahat siber melakukan serangannya tanpa henti. Modusnya bisa bermacam-macam, baik berupa ransomware, spionase, fileless attack, maupun pelanggaran data yang merusak.Multipolar Technology Tawarkan Platform

Sehingga, yang wajib menjadi perhatian perusahaan bukan hanya risiko yang ditimbulkan, melainkan juga tugas berulang (repetitif) ketika menerima peringatan keamanan (security alert) yang tak ada habisnya setiap hari.Multipolar Technology Tawarkan Platform

Masalahnya, kebanyakan dari tim keamanan siber perusahaan hanya dapat meninjau kurang dari setengah security alert yang mereka terima, sehingga meningkatkan risiko pelanggaran data. Apalagi di Indonesia, masih banyak perusahaan yang belum memiliki sistem keamanan siber mumpuni.Multipolar Technology Tawarkan Platform

Atas pertimbangan itu, maka PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang berperan sebagai mitra dalam mendukung pengembangan teknologi digital perusahaan di berbagai sektor, mengusung platform Cortex XDR keluaran Palo Alto Networks (Nasdaq: PANW), perusahaan keamanan siber asal California, Amerika Serikat, ke pasar Indonesia.

Melansir dari Kontan.co.id, Cortex XDR merupakan platform Extended Detection and Response yang mengintegrasikan network, endpoint, cloud, dan thirt-party data untuk menghentikan serangan siber yang mengancam keamanan data perusahaan. Menurut Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology, sejak awal Cortex XDR dirancang untuk membantu mengamankan aset digital dan data pelanggan seraya menyederhanakan operasional perusahaan.

“Platform Cortex XDR mampu mempercepat investigasi delapan kali lebih cepat, dengan memberikan gambaran secara lengkap dari setiap security alert yang muncul di sistem keamanan siber perusahaan,” jelas Yohan.

Dengan menggunakan behavioral analytics, Cortex XDR mengidentifikasi ancaman siber, baik yang diketahui maupun tidak diketahui. Dilengkapi teknologi machine learning, Cortex XDR sanggup mengidentifikasi dan memitigasi ancaman lebih awal karena mampu mempelajari behavior dari network, user, dan aplikasi yang digunakan sehari-hari.

Yohan menambahkan, Multipolar Technology mengusung Cortex XDR ke pasar Indonesia karena menawarkan tools yang mampu menyelesaikan empat langkah berulang sekaligus, yakni mencegah ancaman secara otomatis, mendeteksi ancaman secara akurat, menyelidiki ancaman secara cepat, dan menanggapi ancaman secara cerdas.

Kerangka kerja yang ditawarkan platform Cortex XDR semacam itu dibutuhkan untuk mengamankan perusahaan dari ancaman keamanan siber pada saat ini dan masa mendatang, tidak terkecuali perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Related Article :

sederhanankan pengoperasian cisco hadirkan inovasi layanan cloud yang lebih pintar

Sederhanakan Pengoperasian Cisco Hadirkan Inovasi Layanan Cloud yang Lebih Pintar

Cisco melalui visinya untuk memungkinkan tim TI bekerja lebih cerdas dan menyederhanakan operasi mereka, dengan menghadirkan inovasi cloud terpadu.Sederhanakan Pengoperasian Cisco Hadirkan 

Karena Lingkungan bisnis saat ini semakin tidak dapat diprediksi. Organisasi bergantung pada pengalaman digital untuk menjaga tenaga kerja mereka tetap produktif. Untuk memastikan mereka melebihi harapan bagi pengguna dan mitra.Sederhanakan Pengoperasian Cisco Hadirkan 

Dalam membangun kelincahan dan ketahananbisnis, tim TI memerlukan solusi terpadu yang menjembatani teknologi, lokasi, tim, dan perangkat organisasi.Sederhanakan Pengoperasian Cisco Hadirkan 

Dave West, Presiden, Cisco Asia-Pasifik, Jepang dan China mengatakan, bahwa lingkungan TI sangat kompleks apalagi saat aktivitas kerja mengharuskan hybrid.Sederhanakan Pengoperasian Cisco Hadirkan 

“Lingkungan TI telah berkembang menjadi sangat kompleks, terutama dengan perpindahan pekerjaan secara hybrid dan menggunakan cloud.” Kata Dave melansir dari Selular.id.

Ia juga menambahkan, “Kami percaya bahwa pengalaman TI terpadu adalah kunci dalam memberikan kelincahan bisnis di seluruh ASEAN. Kekuatan inovasi kami berasal dari kemampuan mereka untuk menyediakan, mengelola, dan memperkirakan masalah TI dari satu panel saja.”

Jadi, Cisco meluncurkan kemampuan manajemen cloud baru yang memberikan pengalaman terpadu di seluruh portfolio Cisco.

Diantaranya, Cisco Catalyst, dan Cisco Nexus dan produk Cisco ThousandEyes baru untuk secara proaktif memperkirakan dan mengoptimalkan kinerja WAN.

Inovasi ini menyoroti strategi Cisco untuk memberi pelanggan kelincahan, ketahanan, dan produktivitas yang dibutuhkan bisnis mereka. Untuk berkembang dalam menghadapi ketidakpastian melalui kekuatan platform yang dikelola cloud.

Dengan Cloud Management for Cisco Catalyst, pengguna dapat memantau Catalyst Switches tertentu dan kelola perangkat Catalyst Wireless baru melalui dasbor.

Menghadirkan peningkatan visibilitas dan fleksibilitas pada pengalaman pengguna. Sedangkan Cisco Nexus Cloud, platform yang dikelola cloud disampaikan sebagai layanan yang menyediakan carasederhana untuk menerapkan, mengelola, dan mengoperasikan jaringan cloud.

Didukung oleh Cisco Intersight untuk peralihan dan manajemen multicloud terbaik di kelasnya. Cisco Nexus Cloud akan memperluas kemampuan pengguna untuk mengelola di seluruh cloud public, cloud pribadi, dan lingkungan komputasi edge dalam berbagai ukuran Cisco.

Related Article :

manfaat teknologi kecerdasan artifisial kata ai mengaplikasikan fitur voice commerce pada produk kata voice 2

 

Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Artifisial, Kata.AI Mengaplikasikan Fitur Voice Commerce Pada Produk Kata Voice

KORIKA yang didirikan sebagai suatu keberlanjutan dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA) tahun 2020-2045. Dalam rangka mewujudkan salah satu misi terkait riset dan inovasi kecerdasan artifisial yang tertuang dalam Stranas KA yaitu menumbuhkembangkan ekosistem, kolaborasi, riset, dan inovasi kecerdasan artifisial guna mengakselerasi reformasi, birokrasi, serta industri maka diselenggarakanlah AI Product Showcase Week.Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Artifisial

Dalam periode yang pertama ini, maka bidang yang akan diskusikan adalah speech processing Tujuan dalam inovasi ini adalah menjadi wadah bagi inovator untuk mengenalkan produk kecerdasan artifisial hasil inovasinya dan memperluas kesempatan penggunaan produk tersebut di berbagai sektor.Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Artifisial

KORIKA menggelar webinar AI Product Showcase Week kali ini akan membahas mengenai produk teknologi dari Kata.AI yang dipresentasikan oleh CEO dan Co-Founder Kata.AI Irzan Raditya. Irzan akan membahas mengenai bagaimana wujud pengaplikasian teknologi speech di Kata.AI, khususnya di ranah voice commerce. Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Artifisial

“Kata.AI menawarkan satu infrastruktur teknologi sistem bagi para bisnis untuk mengembangkan aplikasi conversation AI atau chatbot berbasis kecerdasan artifisial. Dari mulai Kata NL atau Natural language untuk membantu mengembangkan bahasa natural, Kata Flow untuk mendesain suatu percakapan, Kata CMS untuk mengganti konten khusus untuk marketing, dan juga Kata Voice yang akan kita bahas kali ini,” ujar Irzan dalam paparannya diwebinar AI Product Showcase Week, Jumat (17/6/2022).Manfaatkan Teknologi Kecerdasan Artifisial

Kata.AI juga dilengkapi oleh tools pelengkap seperti WA Biz Dashboard dan Kata Omnichat. Selain itu, Kata.AI juga memiliki beberapa channel yang disuguhkan dari teknologi Kata.AI guna membantu bisnis dan meningkatkan customer engagment seperti WhatsApp, Line, Instagram, Webchat, dan lain sebagainya.

Irzan juga menyampaikan beberapa opportunity di ranah voice commerce pada e-commerce dan online delivery. Semenjak ada COVID-19, kebutuhan bisnis untuk mendorong adopsi customer engagment semakin meningkat dan para konsumen juga terbiasa untuk bertransaksi melalui aplikasi ataupun secara digital. Menurut penelitian Forbes bahwa dalam lima tahun kedepan, para brand mereka akan mulai fokus strategi direct-to-customer atau ingin langsung mendekatkan diri dengan konsumen.

Pada pengaplikasian voice commerce, Kata.AI membangun Voice Commerce Bot yang diberi nama Vera dan dapat diakses melalui percakapan telepon. Vera sebagai asisten virtual akan membantu dalam mempromosikan produk dari suatu brand atau perusahaan, menjadi asisten pembelian, serta dapat memeriksa status pesanan.

“Bahkan ketika sudah ada transaksi, semua rangkuman dari pesanan oleh pelanggan melalui Vera tersebut langsung dikirim via WhatsApp. Kami juga menggabungkan Omni Channel Voice Commerce dengan chat commerce, dimana WhatsApp menjadi ibaratnya sebagai notifikasi atau track dari pemesanan pemilik atau warung toko,” tutur Irzan.

Irzan menambahkan, bagaimana kita bisa menghubungkan berbagai macam data base dari milik customer adalah menghubungkan dengan telepon, SMS, WhatsApp dan juga menggabungkan speech API dengan Kata.AI NLU NLP.

Related Article :

sni iso iec perlu di terapkan untuk meningkatkan keamanan informasi dan perlindungan privasi