Transformasi Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi

Transformasi digital pendidikan adalah sebuah proses perubahan pola pikir manusia dalam pembelajaran dari cara tradisional ke teknologi digital. Dari pengertian tersebut, poin pentingnya adalah “proses perubahan” dan “teknologi”. Dua hal ini menjadi kunci ketika memperbincangkan pendidikan di era digital.Transformasi Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi
Teknologi yang berkembang pesat, mengubah “cara mendapatkan pengetahuan” dan “menyampaikan pengetahuan” dalam proses pembelajaran.Pada zaman dahulu, para siswa atau peserta didik mendapatkan ilmu pengetahuan sebatas dari materi yang disampaikan oleh guru di dalam kelas. Guru menyampaikan materi, murid mendengarkan, dan kadang mencatat apa yang disampaikan.Transformasi Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi

Namun, di era digital, siswa bisa mendapatkan (ilmu) pengetahuan dari mana saja, misalnya dari internet. Dengan hadirnya internet menjadikan dunia dalam genggaman. Hal ini merupakan realitas yang harus dipahami bersama. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan sebuah proses pendidikan yang bisa membawa siswa siap memasuki era digital.Transformasi Pendidikan Melalui Inovasi Teknologi

Selain itu, cara dalam menyampaikan ilmu pengetahuan pun mengalami perbedaan. Sebelum mengenal internet, metode menyampaikan materi pembelajaran, hanya bisa dilakukan di ruang kelas dengan metode ceramah, diskusi, dan lainnya. Namun, setelah perkembangan tekonologi dan informasi, proses menyampaikan ilmu pengetahuan tidak hanya sebatas di kelas, tetapi bisa juga menggunakan flatform online meeting seperti zoom, google meet, dan sebagainya, atau bisa menggunakan video pembelajaran melalui media sosial.

Belajar di era digital, menjadikan pengalaman yang mengasyikan bagi mereka yang mampu mendayagunakan teknologi. Lalu apa yang menjadi fokus dalam transformasi digital pendidikan? Menurut Cem Dilmegani (2022), transformasi digital dalam dunia pendidikan harus fokus pada tiga hal, yaitu pertama, aksesibilitas. Dengan adanya teknologi digital menjadikan siswa mudah untuk mengakses informasi atau sumber belajar dengan mudah.

Kedua pembelajaran interaktif. Dengan adanya tekonologi, media pembelajaran menjadi banyak pilihan yang membuat anak semangat belajar. Ketiga pembelajaran adaptif. Dengan adanya teknologi sangat memungkinkan untuk proses pembelajaran menyesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan lingkungan siswa untuk belajar.

Strategi Transformasi Digital Pendidikan Menuju transformasi digital pendidikan seperti yang diharapkan bersama, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Membutuhkan kerja sama di antara elemen bangsa untuk menghadapi tantangan dan hambatan yang ada. Bagaimana strategi atau langkah-langkah dalam melakukan transformasi digital pendidikan?

Pemerintah melalui Kemendikbud sejatinya sudah mempunai road map sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas dan transformasi digital pendidikan di Indonesia. Mengutip tulisannya M. Hasan Chabibie di laman pusdatin.kemdikbud.go.id, menjelaskan setidaknya ada 3 strategi dalam meningkatkan kualitas dan transformasi digital pendidikan, yaitu: memaksimalkan infrastruktur digital, visi global dalam transformasi digital, dan sistem digital pembelajaran nasional.

Pertama, memaksimalkan infrastruktur digital. Tersedianya akses listrik dan internet merupakan modal dasar dalam transformasi pendidikan. Oleh karenanya, ketersediaan infrastruktur menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Kedua, visi global dalam transformasi digital. Generasi muda saat ini, merupakan generasi yang terkoneksi secara internasional dengan perangkat teknologi. Oleh karenanya visi pendidikan tidak boleh terkotakkan hanya pada wawasan yang sempit. Melainkan harus terkoneksi dengan perkembangan internasional. Menurut M. Hasan Chabibie, nantinya pendidikan Indonesia menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang mempunyai kompetensi yang diakui oleh dunia internasional, di sisi lain pendidikan karakter dan moral khas bangsa Indonesia, tetap menjadi dasar sebagai identitas kultural.

Ketiga, sistem digital pembelajaran nasional. Tranformasi digital lintas aspek yang saling tekoneksi mulai dari finansial, pendidikan, kesehatan, smart city, dan tata kelola pemerintahan, yang menjadi kebijakan atau program pemerintah harus didukung sepenuhnya oleh masyarakat. Tentunya memerlukan waktu yang relatif panjang, tetapi memang langkah itu yang harus dilakukan.

Dalam melakukan transformasi digital pendidikan untuk kehidupan yang lebih baik, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah juga membutuhkan ide-ide, pemikiran yang kreatif, dan gerakan nyata dari seluruh elemen bangsa, sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi aktif dalam membangun peradaban bangsa.

Related Article :

Teknologi 4.0 sebagai pembantu bisnis

Tinggalkan Balasan