Pengguna Signal dan Telegram di Ukraina Melonjak 2 Kali Lipat Sejak Invasi Rusia

alam kurun waktu sekitar tiga pekan, sejak 24 Februari 2022 hingga 20 Maret 2022, adopsi Signal dan Telegram secara kolektif mengumpulkan 1,7 juta pemasangan baru di App Store dan Google Play region Ukraina.Pengguna Signal dan Telegram 

Angka itu, jika dibandingkan dengan periode tiga pekan sebelum invasi pada 30 Januari 2022 hingga 23 Februari, menunjukkan peningkatan nyaris dua kali lipat atau tepatnya 197 persen.Pengguna Signal dan Telegram 

Meskipun Telegram meraih lebih banyak pemasangan di Ukraina dan Rusia, Signal memimpin dalam hal pertumbuhan.Di Ukraina, unduhan Signal melonjak 1.075 persen menjadi 787.000 antara 24 Februari dan 20 Maret dari 67.000 pada periode sebelumnya.

Sementara di Rusia, Signal mengalami pertumbuhan 286 persen menjadi 425.000, naik dari 110.000.Pengguna Signal dan Telegram 

Aplikasi Penerjemah Tumbuh 71 Persen di Ukraina

Jutaan orang Ukraina telah mengungsi ke negara-negara tetangga akibat invasi Rusia yang sedang berlangsung di wilayah tersebut. Mereka menghadapi sejumlah tantangan, dan salah satunya adalah hambatan bahasa.

Di tengah kondisi ini, perusahaan riset pasar aplikasi mobile Sensor Tower melaporkan, unduhan pertama aplikasi penerjemah di Ukraina telah tumbuh 71 persen secara bulanan.

“Dalam sembilan hari pertama bulan Maret, kata Sensor Tower, sepuluh aplikasi penerjemah teratas di App Store dan Google Play region Ukraina secara kolektif mengalami 198.000 pemasangan baru,” kata ujar Sensor Tower.

Angka itu naik 71 persen, jika dibandingkan dengan sembilan hari pertama bulan Februari yang mencapai 116.000 saja.Menurut Sensor Tower, ketidakpastian di tengah konflik ini juga mungkin berkontribusi pada peningkatan aplikasi pembelajaran bahasa.

Alasannya, aplikasi pembelajaran bahasa mungkin akan menjadi kebutuhan orang Ukraina saat mereka bersiap untuk pindah atau menyesuaikan diri di negara baru.

Related Article :

kembangkan digitalisasi dilingkungan masyarakat bappnes dorong peningkatan literasi digital

 

Tinggalkan Balasan